SOAL NOMOR 3 BASIS DATA

Definisi ERD :

Entitiy Relationship Diagram atau lebih dikenal dengan (ERD) merupakan salah satu metode pemodelan basis data yang digunakan untuk menghasilkan skema konseptual untuk jenis/model semantik sistem. Dimana sistem seringkali memiliki sistem data relasional, dan ketentuannya bersifat Top-Down.
Dalam hal ini kita akan menjelaskan dan menggambarkan contoh kasus dengan penggambaran ERD.

Contoh Kasus :

} Pada saat mendaftar menjadi anggota perpustakaan Fakultas, dicatatlah nama, nomor mahasiswa dan alamat mahasiswa. Setelah itu mereka baru bisa meminjam buku di perpustakaan. Buku-buku yang dimiliki perpustakaan banyak sekali jumlahnya. Tiap buku memiliki data nomor buku, judul, pengarang, penerbit, tahun terbit. Satu buku bisa ditulis oleh beberapa pengarang.
} Tentukan entitas, atribut dan relasi dari deskripsi di atas, dengan menggambar ERDnya.

- Dari contoh kasus diatas dapat disimpulkan, bahawa seorang mahasiswa dapat meminjam buku, jika dia menjadi atau terdaftar sebagai anggota perpustakaan fakultas.

A. Menentukan Entitas, Atribute dan Relasi

1.     Entitas : Merupakan individu yang dapat mewakili sesuatu yang nyata yang dapat digambarkan oleh data. disini entitas dari kasus diatas adalah :
1. Mahasiswa,
2. KAP (kartu anggota perpustakaan)
3. Buku Pinjam
2.     Atribute : Merupakan pendeskripsian karakteristik dari entitas. Disini Atribute dari kasus diatas terdiri dari : Nama, NPM, Alamat, Nomor Buku, Judul Buku, Pengarangan, Penerbit dan Tahun terbit.
Relasi : Relasi merupakan penghubung dari Entitas yang berkaitan. dan hubungan antar entitas dengan relasi terbentuk dalam garis. disini relasi dari kasus diatas adalah : 1. Membuat, 2. Menyajikan.

B. Mengetahui Bentuk Notasi ERD

notasi
C. Pembuatan ERD Peminjaman Buku Perpustakaan  
 C
Setelah kita mengetahui Entitas,Relasi,Atribut dan mengetahui bentuknya. maka kita bisa membuat gambar ERD dari contoh kasus diatas. 
Soal  No.3
Pada saat mendaftar menjadi anggota perpustakaan Fakultas, dicatatlah nama, nomor mahasiswa dan alamat mahasiswa. Setelah itu mereka baru bisa meminjam buku di perpustakaan. Buku-buku yang dimiliki perpustakaan banyak sekali jumlahnya. Tiap buku memiliki data nomor buku, judul, pengarang, penerbit, tahun terbit. Satu buku bisa ditulis oleh beberapa pengarang.
Namun ada beberapa tambahan penjelasan seperti berikut : Seorang mahasiswa boleh meminjam beberapa buku. Satu buku boleh dipinjam beberapa mahasiswa. Semua mahasiswa sangat perlu buku sehingga tidak ada yang tidak pernah meminjam ke perpustakaan. Setiap peminjaman akan dicatat tanggal peminjamannya. Semua mahasiswa disiplin mengembalikan buku tepat satu minggu setelah peminjaman.
Jawab :
  • Namun ada beberapa tambahan penjelasan seperti berikut : Mahasiswa kadang-kadang terlambat mengembalikan buku, sehingga dikenakan denda. Besarnya denda adalah Rp 500,- per hari keterlambatan. Mahasiswa dianggap terlambat jika mengembalikan buku lebih lama dari 1 minggu.
 WRE

 

ENERGI MATAHARI PENGGANTI MINYAK BUMI

Adapun sumber daya energi non konvensional yang dapat digunakan sebagai alternatif pengganti minyak bumi adalah Energi Matahari
Dalam hal ini dikaitkan dengan pemanfaatan energi matahari yang berasal dari pancaran sinar matahari secara langsung ke bumi. Dalam pelaksanaan pemanfaatannya dapat dibedakan tiga macam cara:

·         Prinsip Pemanasan Langsung
Dalam hal ini sinar matahari memanasi langsung benda yang akan dipanaskan atau memanasi secara langsung medium, misalnya air yang akan dipanaskan. Sebenarnya cara ini telah lama dikenal, misalnya menjemur pakaian, membuat ikan kering, membuat garam dari laut. Dengan cara pemanasan langsung ini, suhu yang akan diperoleh tidak akan melampaui 100 derajat Celcius. Cara ini dapat lebih efektif bila mempergunakan pengumpul panas yang disebut kolektor. Sinar matahari dikonsentrasikan dengan kolektor ini pada satu tempat sehingga diperoleh suatu suhu yang lebih tinggi. Bentuk kolektor parabolik bulat melandaskan prinsip kompor surya. Prinsipnya adalah sebagai berikut : cahaya matahari ditampung dengan sebuah cermin cekung yang bergaris tengah + 2 m, sehingga cahaya matahari akan terkumpul dalam satu fokus. Pada fokus itu dipasang lempengan logam sehingga logam akan menjadi panas sekali, kemudian di atas lempengan logam itulah kita memasak.
·         Konversi Surya Termis Elektris (KSTE)
Pada cara ini yang dipanaskan adalah juga air, akan tetapi panas yang terkandung dalam air itu akan dikonversikan menjadi energi listrik. Pada prinsipnya, KSTE memerlukan sebuah konsentrator optik untuk pemanfaatan radiasi surya, sebuah alat untuk menyerap energi yang dikumpulkan, suatu sistem pengangkut panas, dan sebuah mesin yang agak konvensional untuk pembangkit tenaga listrik. Diperkirakan bahwa sebuah unit KSTE dari 100 MW listrik akan mempunyai 12.500 buah heliostat dengan permukaan refleksi masing-masing seluas 40 m2, sebuah menara penerima setinggi 250 m yang memikul sebuah penyerap untuk membuat uap bagi sebuah turbin selama 6-8 jam.
·         Konversi Energi Photovoltaik
Pada cara ini energi sinar matahari langsung dikonversikan menjadi energi listrik. Energi pancaran matahari dapat diubah menjadi arus searah dengan mempergunakan lapisan-lapisan tipis dari silikon atau bahan-bahan semi konduktor lainnya. Sebuah kristal silinder silikon yang prolitis hampir murni diperoleh dengan mencairkan silikon dalam tungku suhu tinggi dengan tahanan atmosfer yang diatur. Sel surya silikon dikembangkan dalam tahun 1955 oleh Bell Laboratoris (USA) dan banyak dipergunakan bagi kendaraan-kendaraan ruang angkasa dan satelit-satelit selama 20 tahun terakhir.
Keuntungan-keuntungan dari konversi energi photovoltaik

  •   Tidak ada bagian-bagian yang bergerak
  •  Usia pemakaian dapat melampaui 100 tahun sekalipun efisiensinya  sepanjang masa pemakaian menurun.
  •   Pemeliharaan tidak sulit
  • Sistem ini mudah disesuaikan pada berbagai jenis pemanfaatannya.

Ekologi Pertanian

Ekologi berasal dari kata oikos (rumah) dan logos (ilmu). Ekologi berarti ilmu yang mempelajari tentang mahluk hidup dan rumahnya (lingkungannya). Sedangkan pertanian bisa diartikan sebagai kegiatan bercocok tanam pada lingkungan tertentu.
Jadi ekologi pertanian adalah ilmu yang mempelajari tentang mahluk hidup dan lingkungan budidaya tanaman yang diusahakan oleh manusia. Sedangkan ekologi pertanian organik menggambarkan bahwa hubungan antara mahluk hidup dan lingkungan pertanaman berjalan selaras dengan fitrah alam (back to nature).
Pertanian organik merupakan sistem pertanian ramah lingkungan yang dipercaya mampu mewujudkan pertanian yang berkelanjutan. Karena sistem pertanian ini didasarkan pada prinsip ekologi pertanian atau ekologi lingkungan.

 

Agroekologi (Ekologi Pertanian)
Sistem ekologi terbentuk sebagai hasil dari interaksi timbal balik secara teratur antara mahluk hidup dan lingkungannnya, sehingga terbentuk satu kesatuan yang utuh. Sistem ekologi ini kemudian dikenal dengan ekosistem. Jadi, ekosistem merupakan bentukan dari komponen biotik (hidup) dan abiotik (tidak hidup) dalam satu wilayah tertentu.
Dalam ekologi pertanian interaksi komponen biotik dan abiotik ini di setting sedemikian rupa melalui mekanisme kontrol agar mendukung keberlangsungan sistem budidaya pertanian yang diusahakan. Kegiatan pengolahan tanah, pupuk dan pengendalian hama ditujukan agar interaksi antara komponen penyusun ekosistem kebun/ ladang mendukung pertumbuhan tanaman budidaya.
Prinsip Ekologi Pertanian Organik
Berdasarkan konsep ekologi pertanian diatas, maka dapat dipahami bahwa prinsip ekologi sangat bermanfaat sebagai panduan dalam pengembangan pertanian organik.
Prinsip ini mengatakan bahwa proses produksi harus didasarkan pada daur ulang ekologis. Penerapan teknologi berperan penting dalam meningkatkan interaksi antar komponen ekosistem. Namun, teknologi yang diterapkan harus bersifat spesifik lokasi dengan mempertimbangkan kearifan tradisional dari masing-masing lokasi. Berikut ini prinsip ekologi dalam penerapan pertanian organik:
• Memperbaiki kondisi tanah agar bisa menguntungkan pertumbuhan tanaman. Kegiatan yang paling utama adalah pengelolaan bahan organik untuk meningkatkan kegiatan komponen biotik dalam tanah.
• Mengoptimalkan ketersediaan serta keseimbangan unsur hara di dalam tanah. Misalnya melalui fiksasi nitrogen, penambahan dan daur pupuk dari luar usaha tani.
• Mengelola iklim mikro agar kehilangan hasil panen akibat aliran panas, udara dan air dapat dibatasi. Misalnya dengan pengelolaan air dan pencegahan erosi.
• Kehilangan hasil panen akibat gangguan hama dan penyakit dibatasi dengan upaya preventif melalui perlakuan yang aman.
• Pemanfaatan sumber kekayaan genetika dalam sistem pertanaman terpadu.
Sesuai dengan prinsip ekologi, aliran hara dalam sistem ekologi harus berjalan secara konstan. Oleh karena itu, unsur hara yang hilang atau terangkut bersama hasil panen, erosi, atau perlindian, selama proses budidaya hingga panen harus digantikan.
Agar sistem usaha tani tetap produktif dan sehat, maka jumlah hara yang hilang dari dalam tanah, tidak boleh melebihi hara yang ditambahkan atau dengan kata lain harus ada keseimbangan hara di dalam tanah sepanjang waktu.
Prinsip ekologi ini bisa diterapkan dalam berbagai teknologi dan strategi budidaya pertanian. Setiap prinsip tersebut akan memberikan pengaruh yang berbeda terhadap produktivitas, keamanan, keberlanjutan dan identitas usaha tani.

sumber : http://www.anneahira.com/ekologi-pertanian.htm

~MAHLUK HIDUP~

Cacing Tanah

gambar cacing tanah

Cacing Tanah

Budidaya cacing tanah adalah salah satu cara yang dapat kita lakukan untuk membuat lingkungan menjadi lebih baik. Manfaat cacing tanah :

  • Cacing tanah dapat membantu mengolah sampah dapur menjadi kompos yang baik untuk tumbuhan. Cacing tanah mampu mengubah bahan organik yang dimakan menjadi kotoran (castings) dan urine (worm tea). Kandungan urea dalam urine cacing adalah pupuk alami yang baik. Terlebih kotoran cacing mengandung nitrogen, fosfor, magnesium, potasium, dan kalsium yang penting untuk pertumbuhan tanaman.
  • Tubuh cacing tanah yang terdiri atas 70% protein adalah sumber makanan bergizi tinggi bagi hewan ternak dan peliharaan seperti ayam, bebek, ikan, sidat, dan burung.
  • Kegiatan menggali yang dilakukan cacing tanah mampu menciptakan sistem drainase alami, meningkatkan jumlah udara dan air dalam tanah sehingga tanah menjadi lebih gembur dan baik untuk ditanami semua jenis tanaman.

KLASIFIKASI CACING TANAH

Kingdom: Animalia
Phylum: Annelida
Class: Clitellata
Order: Haplotaxida
Family: Lumbricidae
Genus: Lumbricus
Species: Lumbricus rubellus

JENIS CACING TANAH

Ada sekitar 4500 spesies cacing di dunia, sekitar 2700 di antaranya adalah spesies cacing tanah. Ada dua tipe spesies cacing tanah berdasarkan perilaku hidupnya, yaitu earthmovers dan composters (pembuat kompos).

  • Earthmovers adalah spesies soliter (penyendiri) yang hidup di dalam tanah dengan membuat terowongan berongga di dalam tanah (rongga-rongga ini akan terisi udara dan oksigen yang baik untuk akar tanaman). Mereka hidup dari memakan bakteri, fungi, dan algae pada tanah dan memberikan nutrisi melalui kotoran mereka ke tanah pada level akar yang sangat dibutuhkan oleh tanaman.
  • Sedangkan Composters adalah spesies yang hidup secara massal dalam tumpukan organik di permukaan tanah. Mereka mengkonsumsi bakteri, fungi, dan algae yang ada pada dedaunan mati dan bahan organik lainnya dan mengubahnya menjadi humus.

Spesies cacing tanah yang biasa dikomersilkan antara lain Eisenia foetida, Lumbricus rubellus, Lumbricus hortensis, Lumbricus terristris, Eudrilus engeniae, Eisenia andrei, dan Perionyx excavatus. Cacing harimau (Eisenia foetida) dan cacing merah (Rubellus lumbricus) merupakan cacing tanah jenis Composters.

Cacing harimau memiliki garis-garis merah dan kuning pada tubuhnya dan lebih sering menggeliat (meronta) keras ketika berada di tangan manusia.

Cacing harimau (Eisenia foetida)

Cacing harimau (Eisenia foetida)

Cacing merah lebih memilih tinggal di atas permukaan tanah, di bawah kayu lapuk, dedaunan kering dan sampah organik lainnya.

Cacing merah (Lumbricus rubellus)

Cacing merah (Lumbricus rubellus)

ANATOMI CACING TANAH

Tubuh cacing tanah sebagian besar terdiri dari air dan tersusun atas segmen-segmen (sekitar 95 segmen) yang dapat menyusut dan meregang untuk membantu cacing bergerak di dalam tanah. Cacing tanah tidak memiliki tulang, gigi, mata, telinga atau kaki. Cacing tanah memiliki lima jantung.

Cacing tanah memiliki organ perasa yang sensitif terhadap cahaya dan sentuhan (reseptor sel) untuk membedakan perbedaan intensitas cahaya dan merasakan getaran di dalam tanah. Selain itu, mereka juga memiliki kemoreseptor khusus yang bereaksi terhadap rangsangan kimia. Organ-organ perasa pada cacing tanah terletak di bagian anterior (depan/muka).

Anatomi cacing tanah

Anatomi cacing tanah

Kepala cacing tanah terletak pada bagian yang paling dekat dengan clitellum. Mereka biasanya bergerak searah bagian kepala menghadap saat berpindah tempat.

Clitellum adalah segmen pada cacing tanah (mirip korset) tempat kelenjar sel. Fungsinya untuk membentuk kokon (kepompong) dari sekresi lendir dimana sel-sel telur akan diletakkan nantinya di dalam kokon ini. Selama periode kekeringan, beberapa spesies cacing tanah akan kehilangan ciri-ciri seksual sekunder untuk sementara, seperti hilangnya clitellum. Saat keadaan membaik, clitellum akan terbentuk kembali. Clitellum juga bisa menghilang pada usia tua.

Cacing tanah bernapas dengan kulit mereka yang tipis. Kulit cacing harus tetap lembab sepanjang waktu untuk memungkinkan untuk menghirup oksigen yang sangat dibutuhkan. Oksigen yang masuk lewat kulit akan diikat oleh hemoglobin dalam darah dan akan diedarkan ke seluruh tubuh. Jika kulit mereka mengering, cacing tanah akan mati lemas. Kulit cacing tanah sangat sensitif terhadap cahaya matahari langsung ataupun suhu panas yang dapat membuat kulit mereka kering.

Cacing tanah adalah hewan berdarah dingin (poikiloterm), mereka tidak mampu menghasilkan panas tubuh. Suhu tubuh mereka dipengaruhi oleh suhu lingkungan.

MAKANAN CACING TANAH

Dalam kondisi tepat, cacing tanah dapat makan sebanyak berat tubuh mereka per harinya. Sebagai contoh, 1 kg cacing tanah dapat makan 1 kg makanan setiap hari. Namun disarankan untuk memberikan makanan setengah dari berat tubuh cacing di awal pemeliharaan untuk selanjutnya disesuaikan dengan kemampuan makan cacing. Jika makanan terlalu banyak, tempat pemeliharaan akan menjadi bau karena cacing tidak dapat memproses semua makanan sebelum makanan membusuk. Terlalu sedikit, cacing akan kelaparan.

Cacing tanah akan makan apa saja yang bersifat organik yang dapat diuraikan dan harus lembab. Cacing tanah tidak bisa makan makanan kering. Makanan dicerna dalam ampela, yang bertindak seperti gigi untuk menggiling makanan. Usus memecahnya lebih lanjut dan keluar sebagai kotoran (castings) yang sangat bermanfaat bagi tanaman.

Kotoran cacing tanah

Kotoran cacing tanah

Berikut adalah makanan kesukaan cacing tanah:

  • Kardus atau koran yang sudah disobek-sobek dan dilembabkan
  • Dedaunan mati
  • Kulit telur hancur
  • Sabut kelapa
  • Potongan sayur
  • Sisa kupasan kulit kentang, apel, pisang dan kulit sayuran/buah lain

Sebelum diberikan ke cacing tanah, makanan dapat dipotong, diparut, atau diblender. Semakin kecil potongan makanan, akan semakin mudah dicerna oleh cacing. Pemberian makan sebaiknya paling sedikit tiga hari sekali.

Benda yang dilarang berada dalam media pemeliharaan cacing:

  • Benda yang tidak dapat diuraikan seperti plastik, kaca, karet, tulang dan juga bahan kimia seperti sabun dan obat-obatan.
  • Cacing tidak menyukai makanan asam seperti jeruk, lemon dan tomat.
  • Makanan berbau tajam seperti bawang merah, bawang putih, dan kulit jeruk membuat cacing tidak nyaman dan secara naluriah akan menjauhi sumber bau.
  • Makanan seperti sisa daging, makanan berminyak dan produk susu juga tidak sebaiknya diberikan ke cacing karena akan cepat bau dan dapat mengundang hewan lain seperti semut, tikus dan lalat yang dapat mengganggu perkembangan cacing.
  • Makanan lain yang membahayakan cacing antara lain cabai, garam, gula, dan kotoran hewan segar yang belum terfermentasi (mengandung bakteri berbahaya seperti staphylococcus dan streptococcus yang dapat membunuh cacing).

SIKLUS HIDUP CACING TANAH

Sepasang cacing tanah dewasa dapat berkembang biak hingga menghasilkan 1500 ekor cacing dalam satu tahun. Populasi cacing tanah mengalami peningkatan hingga 100% setiap 4-6 bulan. Cacing tanah akan membatasi perkembangbiakan mereka agar sesuai dengan makanan yang tersedia dan ukuran tempat hidup mereka.

Cacing tanah adalah hewan hermafrodit (organ kelamin jantan & betina di dalam satu individu). Meskipun hermafrodit, cacing tanah tidak bisa melakukan reproduksi sendirian karena tidak bisa menyatukan organ kelamin jantan dan organ kelamin betina mereka sendiri. Cacing tanah akan aktif untuk bereproduksi pada keadaan hangat dan lembab. VIDEO: Cacing Tanah Kawin

Cacing tanah kawin

Cacing tanah kawin

Cacing tanah dewasa dapat kawin kira-kira sekali setiap 10 hari, dan dari perkawinan itu, dapat menghasilkan satu atau dua kepompong. Satu kepompong dapat menampung hingga 10 telur, namun biasanya hanya 4 cacing muda yang akan menetas.

Kepompong cacing tanah

Kepompong cacing tanah

Telur cacing tanah dapat menetas setelah 3 minggu jika cuaca hangat, namun bisa mencapai 3 bulan jika cuaca dingin. Saat anak cacing tanah siap keluar, kepompong berubah warna menjadi kemerahan dan berukuran sebesar biji anggur. Anak cacing tanah yang baru menetas berukuran sekitar 1.2 cm, tanpa organ reproduksi, berwarna keputihan dengan semburat merah muda yang menunjukkan pembuluh darah mereka. VIDEO: Cacing Tanah Menetas

Cacing tanah akan mulai matang secara seksual saat clitellum terbentuk dengan sempurna (usia 10-55 minggu, tergantung spesies). Pertumbuhan berat tubuh cacing tanah akan melambat setelah melewati tahap ini.

Sebagian cacing tanah akan mati pada tahun yang sama saat mereka dilahirkan. Sementara yang lain dapat hidup hingga usia 5 tahun atau lebih. Cacing tua ditandai dengan bagian ekor agak pipih dan warna kuning pada ekor sudah mencapai punggung. Bila cacing tanah masih produktif, warna kuning masih ada di ujung ekor.

PREDATOR

Menempati posisi terendah dalam piramida makanan, cacing tanah adalah mangsa mudah bagi hewan lemah seperti semut, katak, kadal, burung, tikus, ayam, dan bebek. VIDEO: The Amazing World of Earthworms

Predator utama cacing tanah

Predator utama cacing tanah

FUN FACTS

  • Cacing tanah terbesar yang pernah ditemukan adalah di Afrika Selatan dengan panjang 6.7 meter. VIDEO: The Giant Earthworm

Cacing tanah raksasa

Cacing tanah raksasa

  • Kandungan utama dalam tubuh cacing tanah adalah protein (64-76%), kandungan lainnya: lemak, kalsium, fosfor dan serat
  • Di beberapa negara di Eropa, seperti Perancis, cacing tanah digunakan sebagai bahan utama makanan: quiche lorraine avec verre de terre (earthworm pie). Di Amerika, pernah ada rumor kalau patty yang digunakan untuk burger salah satu restoran fast food ternama berasal dari cacing tanah, bukan daging sapi yang digiling. Kalau rumor itu benar, saya pribadi tidak masalah, sama-sama high protein dan bentuknya sama saja, sudah bentuk patty. Rumor sejenis juga sering berkembang terhadap makanan olahan yang digiling seperti sosis, nugget, bakso.

Quiche Lorraine avec verre de terre (earthworm pie)

Quiche Lorraine avec verre de terre (earthworm pie)

  • Cacing tanah dapat menumbuhkan kembali ekor mereka selama bagian yang terpotong kurang dari sepertiga panjang tubuh mereka, tapi cacing tanah tidak dapat menumbuhkan kepala mereka jika terpotong
  • Dalam satu hektar tanah, terdapat lebih dari 2,5 juta cacing tanah
  • Di Filipina ada spesies cacing tanah berwarna biru, dan di Inggris ada yang berwarna hijau

Cacing tanah hijau

Cacing tanah hijau

TERNAK CACING TANAH

Untuk beternak cacing tanah kita harus menyiapkan:

1. Wadah Pemeliharaan (Worm Bin)

Wadah pemeliharaan cacing tanah yang sering digunakan adalah wadah plastik atau kayu.

  • Wadah kayu yang berpori memungkinkan oksigen masuk lebih banyak dan baik untuk kelangsungan hidup cacing. Kayu juga dapat meresap air berlebih untuk menjaga agar cacing tanah tidak kebanjiran dan mati tenggelam. Kekurangan wadah kayu adalah akan lapuk setelah 4 tahun, lebih berat dari plastik, dan harus sering disemprot air agar media tinggal cacing tidak kekeringan akibat teresap oleh kayu.
  • Wadah plastik lebih praktis (bisa beli di toko, tanpa harus dirakit) dan lebih ringan, tapi cepat panas, butuh banyak lubang ventilasi agar oksigen dapat masuk dan sirkulasi udara serta temperatur terjaga baik.

Ukuran ideal wadah pemeliharaan untuk setengah kilogram cacing tanah adalah (60cm x 60cm x 30cm). Wadah pemeliharaan biasanya dibuat 2 tingkat, dimana wadah bagian bawah digunakan untuk menampung cairan kompos (worm tea) yang baik diberikan ke tanaman dalam kondisi segar.

Buat 20 lubang pada bagian dasar wadah atas secara merata (diagonal, vertikal, horizontal) agar cairan dapat jatuh ke wadah bawah, lapisi dasar wadah atas dengan kain/karung goni agar cacing tidak ikut jatuh.

Sekitar 2,5cm dari bagian penutup wadah atas, buat 8 lubang ventilasi pada tiap sisinya. Buat 30 lubang kecil pada penutup.

Wadah pemeliharaan harus memiliki penutup yang rapat agar hewan pengganggu tidak bisa masuk. Kapur anti serangga juga bisa ditorehkan di lantai sekeliling wadah agar serangga tidak masuk. Wadah diletakkan di tempat gelap yang tidak terjangkau cahaya matahari langsung ataupun air hujan.

2. Bedding

Bedding adalah media tempat hidup cacing. Setelah wadah pemeliharaan sudah siap, buat bedding dengan campuran: sobekan kardus dan koran, potongan sabut kelapa, dedaunan mati, dan pecahan kulit telur. Lapisan ini setidaknya setinggi 10 cm, dan semprot air hingga lembab dan jangan dipadatkan agar lapisan ini dapat menerima asupan oksigen yang cukup. Bedding harus diganti setiap 6 bulan sekali.

Bedding harus lembab agar cacing tanah dapat bernafas

Bedding harus lembab agar cacing tanah dapat bernafas

3. Makanan

Setelah bedding siap, tunggu sehari sebelum cacing tanah dimasukkan. Lalu makanan dapat diselipkan sedikit di bawah permukaan bedding agar tidak terekspos dan mengundang lalat. Setiap pemberian makanan, letakkan pada sisi wadah yang berbeda dari pemberian sebelumnya. Makanan selanjutnya dapat diberikan setiap 3 hari sekali sebanyak berat tubuh cacing, bila kurang, dapat ditambahkan pada pemberian makan berikutnya.

Setelah 6 bulan, bedding akan habis dan hanya tersisa kotoran cacing berwarna cokelat. Saat itu adalah saat tepat untuk memanen kotoran cacing (castings) dan mengganti dengan bedding baru. Geser semua material di dalam wadah pemeliharaan ke salah satu sisi (kanan atau kiri). Letakkan bedding baru di sisi lain dan selalu beri makan di sisi ini. Cacing tanah akan pindah ke bedding baru setelah 2 minggu.

GALLERY: Tahapan dalam pemeliharaan cacing tanah

Soal Kewirausahaan

8 Pertanyaan dan jawaban untuk awal menjadi wirausaha
Pendahuluan
Dalam penulisan ini, mungkin pembacaakan menemukan kesamaa ndengan blog orang lain karena pertanyaan yang akan kami bahas merupakan tugas kami dari dosen softskill kami namun menurut kami pertanyaan yang diberikan adalah sebuah pertanyaan yang menuntun kita munuju wirausaha yang sukses. Mudah mudahan yah,,, Oleh karena itu, jadikan pertanyaan ini sebuahmotivasi dalam diri sebagai wirausaha .Mari kita simak pertanyaan nya berikut ini.
1. Jelaskan definisi Kewirausahaan menurut Ahli Ekonomi ,Ahli Manajemen , dan Menurut Pelaku usaha !
Jawab :
• Terlepas dari berbagai definisi kewirausahaan yang dikemukakan oleh para ahli,
wirausaha dapat dipandang dari berbagai sudut dan konteks, yaitu ahli ekonomi,
manajemen, pelakuusaha, :
Pandangan Ahli Ekonomi
Menurut ahli ekonomi, wirausaha adalah orang yang mengkombinasikan factor faktor
produksi seperti sumber daya alam, tenaga kerja, material, dan peralatan
lainnya untuk meningkatkan nilai yang lebih tinggi dari sebelumnya. Wirausaha
juga merupakan orang yang memperkenalkan perubahan-perubahan, inovasi dan
perbaikan produksi lainnya. Dengan kata lain, wirausaha adalah seseorang atau
sekelompok orang yang mengorganisasikan factor-faktor produksi, sumber daya
alam, tenaga, modal dan keahlian untuk tujuan memproduksi barang dan jasa.
Pandangan Ahli Manajemen
Wirausaha adalah seseorang yang memiliki kemampuan dalam menggunakan dan
mengkombinasikan sumber daya seperti keuangan, material, tenaga kerja,
keterampilan untuk menghasilkan produk, proses produksi, bisnis dan orgasisasi
usaha baru (Marzuki Usman, 1997:3). Wirausaha adalah seseorang yang memiliki
kombinasi unsur-unsur internal yang meliputi motivasi, visi, komunikasi,
optimism, dorongan, semangat dan kemampuan memanfaatkan peluang usaha.
Pandangan Pelaku Bisnis
Menurut Scarborough dan Zimmerer (1993 : 35), wirausaha adalah orang yang
menciptakan suatu bisnis baru dalam menghadapi resiko dan ketidakpastian
dengan maksud untuk memperoleh keuntungan dan pertumbuhan dengan cara mengenali peluang dan mengkombinasikan sumber-sumber daya yang diperlukan
untuk memanfaatkan peluang tersebut.

 

2. Sebutkan faktor-faktor penyebab keberhasilan wirausaha !
Jawab :
• Inisiatif danselalu proaktif
• Berani dalam mengambil resiko
• Memiliki sifat yang jujur
• Memiliki visi dan tujuan yang jelas

3. Sebutkan cirri dan watak yang harus dimiliki oleh seorang wirausahawan !
Jawab :
• Kepemimpinan
• Percayadiri
• Berinovasi dan kreatif
• Pengambilan resiko
• Berorientasi kemasadepan

Referensi jawaban lain dari situs elearning.gunadarma.ac.id
Sifat kepribadian wirausaha dipelajari guna mengetahui karakteristik perorangan yang
Membedakan seorang wirausaha dan bukan wirausaha.
David McCleland mengindikasikan ada korelasipositif antara tingkahlaku orang
Yang memiliki motif prestasi tinggi dengan tingkahlaku wirausaha.
Karakteristik orang-orang yang mempunyai motif prestasitinggi adalah:
1. Memilihresiko “moderate” Dalamtindakannya dia memilih melakukan sesuatu yang ada tantangannya, namun dengan cukup kemungkinan untuk berhasil.
2. Mengambil tanggung jawab pribadi atas perbuatan-perbuatan. Artinya kecil sekali kecenderungan untuk mencari “kambinghitam” atas kegagalan atau kesalahan yang dilakukannya.
3. Mencari umpanbalik (feed back) tentang perbuatan-perbuatannya.
4. Berusaha melakukan sesuatu dengan cara-cara baru.
4. Sebutkan tahap-tahap melakukan wirausaha
Jawab :
• Tahap memulai
• Tahap melaksan akan usaha
• Tahap mempertahankan usaha
• Tahap mengembangkan usaha

5. Sebutkan kompetensi yang harus dimiliki wirausahawan
Jawab :
a) Pengetahuan usaha
Seorang individu yang berpikir tentang kewirausahaan perlu mengembangkan beberapa bidang pengetahuan bisnis.Memperoleh pengetahuan dengancara seperti berikut:
• Belajartentangkomunikasi
• Mengetahuiapa yang sedangterjadi
• Memperolehpengetahuanmelaluipendidikan
• Belajardalampekerjaan

b) Keterampilanusaha
Seorangwirausahamembutuhkanbanyakketerampilanuntukdapatmenjalankanbisnisdengansukses.Terdapatketerampilan – keterampilanumumdanpengetahuan yang bersifatumumbagikebanyakanbisnisseperti :
• Mengembangkansebuahrencanabisnis
• Memperolehbantuanteknis
• Memilihjeniskepemilikan
• Merencanakanstrategipasar
• Lokasibisnis
• Menanganibisnis
• Membiayaiisu – isuhukum
• Mengelolabisnis
• Mengeloalasumberdayamanusia
• Mempromosikanbisnis

6. Sebutkan 8 anaktanggamenujupuncakkarirmenurut alma
Jawab :
1. Kemauanbekerjakeras (Capacity for hard work)
2. Mampubekerjasamadengan orang lain (Getting things done with and through people).
3. Penampilan yang baik (Good appearance).
4. KeyakinanDiri (Self confidence).
5. Pandaimembuatkeputusan (Making sound decision).
6. Pendidikan (College education).
7. Ambisiuntukmaju (Ambition drive).
8. Pandaiberkomunikasi (Ambility to communicate).
7. Sebutkan 4 kegiatan marketing plan !
Jawab :
Untuk jawaban atas soal ini, setiap perusahaan dalam menerapkan marketing plan berbeda-beda. Menurut penulisan Rifaun Naim inti Marketing Plan adalah :
1. Analisa siatuasi lingkungan dan peluang pasar
2. Mengembangkan sasaran pemasaran
3. Menetapkan strategi pemasaran
4. Menciptakan taktik atau tindakan pelaksanaan
8. Jelaskanapa yang dimaksuddengan AIDA+S
Jawab :
AIDA+S merupakansingkatandalamsebuahkonsepkewirausahaanuntukdiimplementasikankedalambisnisgunadayatarikkonsumen yang salahsatucontohnyayaitupromosiproduk.Berikutsingkatan AIDA+S:
A = attention (perhatian)
I = Interest (tertarik)
D = Desire (keinginan)
A = Action (tindakan)
S = Satisfaction (kepuasan)

Kesimpulan :
Padapertanyaan-pertanyaan yang telahdibahas, sudahmembuktikanbahwapertanyaantersebutadalahlangkahawaldalampemikiranuntukmenjadipemulawirausahasebabmenjadiwirausahawantidakhanyasekedarmemilikiinovasiterhadappenemuannyanamundalammenjalakanusahaharusmempunyai skill ataupengetahuanumumtentangwirausaha yang membuatusahatersebutsukses.Olehkarenaitu, semogatulisaninimembantumenjadipanutansebagaiawalberwirausaha.Maafjikapenulisaniniadakesalahan, sebab kami masihbelajardalamhalini.
Referensi :

 

Tugas 2 “LINGKUNGAN BASIS DATA”

I.        Pendahuluan
 
i.         Latar Belakang
        Lingkungan basis data adalah sebuah habitat dimana terdapat basis data untuk bisnis. Dalam lingkungan basis data, pengguna melakukan ssemua tipe pekerjaan dan keperluan mereka bervariasi seperti menggali data, memodifikasi, atau berusaha membuat data baru. Dalam lingkungan Basis Data, pengguna tertentu tidak diperbolehkan mengakses data, baik secara fisik maupun logis.
        Sedangkan Arsitektur Basis Data itu sendriri merupakan suatu kumpulan data yang tersimpan secara otomatis dimana user dapat melihat data dan bagaimana cara user melihat data tersebut. Arsitektur ini juga berfungsi memberikan kerangka kerja bagi pembangunan Basis Data.
ii.       Tujuan
Untuk memahami masalah-masalah operassional yang ada dalam pendekatan file datar terhadap manajemen data, yang melahirkan konsep basis data. Memahami relasi di anatara elemen-elemen yang membentuk lingkungan basis data. Memahami relasi di anomali-anomali yang disebabkan oleh basis yang tidak dinormalisasi dan kebutuhan akan normalisasi basis data. Mengetahui tahap-tahap dalam desain basis data, termasuk identifikasi konseptual, pemodelan data, kontruksi basis data fisik, dan penyiapan pandangan penggguna. Mengetahui fitur-fitur operasional dari basis data terdistribusi dan mengenal isu-isu yang perlu diperhatikan dalam memutuskan konfigurasi basis data tertentu.
 
 
 
II.     Pembahasan
a.  Tiga Tingkatan Arsitektur Basis data
Ada 3 tingkat dalam Arsitektur Basis data, yaitu :
1.    Tingkat Internal
Menjelaskan bagaimana menyimpan Data Base secara fisik, bagaimana cara akses dan apa pathnya.
2.   Tingkat Eksternal
Menjelaskan struktur Data Base pada user
3.   Tingkat Konseptual
Setiap user memiliki view data berbeda-beda tergantung kewenangannya.
 
b.  Data Independence
    Tujuan utama dari 3 tingkatarsitektur adalah memelihara kemandirian data (Data Independence)yang berarti perubahan yang terjadi pada tingkat yang lebih rendah tidak mempengaruhi tingkat yang lebih tinggi. Ada 2 jenis data Independence, yaitu :
1.    Physical Data Independence
2.   Logical Data Independence
    Prinsip data Independence adalahsalah satu hal yang harus diterapkan di dalam   pengelolaan system Basis Data dengan alas an sebagai berikut :
-         DBA dapat mengubah isi, lokasi, perwujudan dalam organisasi Basis Datatanpa mengganggu program-program aplikasi yang sudah ada.
-         Pabrik/agen peralatan/software pengolahan data dapat memperkenalkan produk-produk baru tanpa mengganngu program-program aplikasi yang sudah ada.
-         Untuk memindahkan program-program aplikasi.
-         Memberikan fasilitas pengontrolan terpusat oleh DBA demi keamanan dan integritas data dengan mempertahankan perubahan-perubahan kebutuhan pengguna.
c.  Konsep  DBMS
    Merupakan paket program (software) yang dibuat agar  memudahkan dan mengefesienkan pemasukan, peralatan, penghapusan dan pemgambilan informasi terhadap Database. Software yang tergolong kedalam DBMS, antara lain : Microsoft SQL, MySQL,Oracle, Ms. Access. Komponen yang terdapat dalam DBMS,  yaitu :
1.    File Manager, yang mengelola ruang dalam disk dan struktur data yang dipakai untuk merepresentasikan informasi yang tersimpan dalam disk.
2.   Database Manager, yang menyediakan interface anatara data low-level yang ada di basis data dengan program aplikasi dan query yang diberikan ke system.
3.   Query Proseccor, yang menterjemahkan perintah-perintah dalam query language ke perintah low-level yang dapat dimengerti oleh database manager.
4.   DML Precompiler, yang mengkonversi perintah DML yang ditambahkan dalam sebuah program aplikasi ke pemanggil prosedur normal, dalam bahasa induk.
5.   DDL compiler, yang mengkonversi perintah-perintah DDL ke dalam sekumpulan table yang mengandung metadata. Table-tabel ini kemudian disimpan dalam kamus data.
d.  Bahasa yang digunakan didalam DBMS
DBMS menggunakan bahasa basis data yang telah di tentukan oleh perusahaan DBMS. Bahasa basis data biasanya terdiri atas perintah-perintah yang diformulasikan sehingga perintah tersebut akan diproses olah DBMS . perintah-perintah biasanya ditentukan oleh user. Ada 2 bahasa basis data :
 
1.    Data Definition Language (DDL)
Dengan bahasa ini kita dapat membuat table baru, membuat indeks, mengubah table, menentukan struktur penympanan table tersebut.
2.   Data Manipulation Language (DML)
Berguna untuk manipulasi dan pengambilan data pada basis data . berupa:
·        Penyisipan/penambahan data baru (insert)
·        Penghapusan data (delete)
·        Perubahan data (update)
e.  Fungsi DBMS
1.    Data Definition, DBMS harus dapat mengolah pendefinisian data.
2.   Data Manipulation, DBMS harus dapat menangani permintaan dari pemakai untuk mengakses data.
3.   Data Security & Integrity, DBMS harus dapat memeriksa security dan integrity data yang didefinisikan oleh DBA.
4.   Data Recovery & concurrency, DBMS harus dapat menangani kegagalan-kegagalan pengaksesan databade yang dapat disebabkan oleh kesalahan system, kerusakan disk, dsb.
5.   Data dictionary, DBMS harus menyediakan data dictionary.
6.   Performance, DBMS harus menangani unjuk kerja dari semua fungsi seefisien mungkin.
f.  Model Data
1.    Model data Berbasis Objek (Object Based Logical Model)
Model data berbasi objek menggunakan konsep entitas, atribut dan hubungan antar entitas. Terdiri dari :
·        Entity Relationship Model : model untuk menjelaskan hubungan antar data dalam basis data berdasarkan suatu presepsi bahwa real word terdiri dari objek-objek (entity) dasar yang mempunyai hubungan ataurelasi antara objek-objek tersebut.
·        Binary Model
·        Sematic Data Model : hamper sama dengan entity Relationship model dimana relasi antara objek dasar tidak dinyatakan dengan symbol tetapi menggunakan kata-kata (sematic)
2.   Model Data Berbasis Record (Record Based Logical Models)
Model ini berdasarkan pada record untuk menjelaskan kepada user tentang hubungan logic antar data dalam basis data. Terdiri dari :
·        Model Relational   : dimana data serta hubunganantar data direpresentasikan oleh sejumlah table. Dan masing-masing table terdiri dari beberapa kolom yang namanya unique. Model ini berdasarkan notasi teori himpunan (set theory), yaitu relation
·        Model Hirarkis      :  dimana data serta hubungan antar data direpresentasikan dengan record dan link (pointer), dimana recor-record tersebut disusun dalam bentuk tree (pohon), dan masing-masing node pada tree tersebut merupakan record/grup data elemen.
·        Model Jaringan     :mirip dengan Hirarkis, dimana data dan hubungan data direpresentasikan dengan record dan link. Perbedaannya terletak pada susunan record dan linknya yaitu network model menyusun record-record dalam bentuk graph.
g.  Arsitektur DBMS Multiuser
            DBMS yang bersifat client/server,dimana sang client bias mengakses kedalam database yang sudah diset oleh sang admin ke dalam server dengan privillage tertentu, disini factor keamanan tetap diperhatikan demi menjaga kerahasiaan data tersebut.
v Client Server
          Saat ini arsitektur client-server yang banyak digunakan dalam industry disebut two-tier architecture. Pada arsitektur ini, server memainkan peranan yang domain pada arsitektur ini. Keuntungan system ini adalah sederhana dan kompabilitas dengan system yang legal .
v File-Server                                                                          
Proses didistribusikan ke dalam jaringan sejenis LAN. File server mengendalikan file yang diperlukan oleh aplikasi dan DBMS. Meskipun aplikasi dan DBMS dijalankan pada masing-masingworkstation tetapi tetap meminta file dari file server jika diperlukan. Kerugian arsitektur file-server adalah :
1.    Terdapat lalu lintas jaringan yang besar
2.   Masing-masing workstation membutuhkan copy DBMS
3.   Control terhadap concurrency, recovery dan integrity menjadi lebih kompleks karena sejumlah DBMS menngakses file secara bersamaan
 
v Teleprocessing
          Arsitektur tradisional untuk system multi user adalah teleprocessing. Dimana satu computer dengan sebuah CPU dan sejumlah terminal.
h.  Data Dictionary
Data Dictionary (kamus Data) adalah catalog fakta tentang data dan kebutuhan- kebutuhan informasi dari suatu system informasi. Kamus data selain digunakan untuk dokumnetasi dan redudansi, juga dapat digunkan untuk:
v Memvalidasi diagram aliran data dalam hal kelengkapan dan keakuratan.
v Meyediakan suatu titikawal untuk mengembangkan layar dan laporan-laporan.
v Menentukan muatan data yang disimpan dalam file-file.
v Mengembangkan logika untuk proses-proses diagram aliran data
 
Data dictionary dibuat pada tahap analisis system dan digunakan baik pada tahap analisis maupun pada tahap perancangan system. Pda tahap analisis system,  data Dictionary dapat digunakan sebagai alat komunikasi antara analisis system dengan pemakai system tentang data yang mengalir di system, yaitu tentang data yang masuk ke system dan tentang informasi yang dibutuhkan oleh pemakai sitem. Pda tahap perancanngan system. Data Dictionary digunakan untuk merancanng input, merancang laporan-laporan dan database. Data dictionary mendefinisikan elemen data dengan fungsi sbb :
v Menjelaskan arti aliran data dan penyimpanan data
v Mendeskripsikan komposisi paket data yang bergerak melalui aliran (misalnya alamat diuraikan menjadi kota, Negara dank ode pos)
v Mendeskripsikan komposisi penyimpanan data
v Mendeskripsikan hubungan detil antar penyimpanan (yang akan menjadi titik perhatian dalam entity relationship diagram)
III.   KESIMPULAN
                Arsitektur Basis Data adalah sekukmpulan data yang tersimpan secara sistematik dimana user dapat melihat data dan bagaimana cara user melihat data tersebut. Arsitektur ini juga berfungsi memberikan kerangka kerja bagi pembangunan basis data.
        Arsitektur Basis data dibagi menjadi 3 bagian, yaitu :
1.    Tingkat eksternal
2.   Tingkat konseptual
3.   Tingkat internal
Model data adalah kumpulan konsep yang terintegrasi yang menggambarkan data,hubungan anatara data dan batasan-batasan data dalam suatu organisasi. Fungsi dari sebuah model data untuk merepresentasikan data sehingga data tersebut mudah dipahami.
        Model data dibagi menjadi dua, yaitu :
1.    Model data berbasis objek
2.   Model data berbasis record
Arsitektur DBMS dibagi menjadi tiga, yaitu : teleprocessing, file-server dan client-server.

Tugas Softskil kelompok 7

Saya menuliskan artikel ini atas dasar tugas Softskil yang diberikan oleh dosen pembimbing saya, semoga bermampaat bagi saya dan bagi anda anda semua untuk kepentingan anda masing masing,-

                        

 

 

Tugas Softskil

 

Kelompok 7

Nama                 : Muhamad Zulkarnanda Saputra

NPM                  : 44212367

Kelas                 : 2DA01

 

1.    Tentukan sebuah Enterprise yang ada dalam lingkungan nyata anda, kemudian sebutkan nama organisasinya tersebut !

Jawab :

 

Enterprise yang ada dalam lingkungan kami yaitu Rumah Sakit FATMAWATI.

Yang memilki Data Operasional sebagai berikut :

·       Data Keuangan

·       Data Pasient

·       Data Obat-obatan

 

2.    Tentukan Entitas dari Enterprise yang telah disebutkan diatas:

Jawab :

Entitas dari Rumah Sakit Fatmawati yaitu

·       Jam Persal

·       Jam Kesda

·       VIP

3.    Tentukan Atribut dari masing-masing Entitas diatas !

Jawab :

Contoh Atribut dari Entitas :

·       Jam Persal atributnya terdiri dari : Nama, Alamat, Proses Persalinan, Rawat inap, Biaya Persalinan.

·       Jam Kesda atributnya terdiri dari : Nama, Alamat, riwayat kesehatan, Rawat inap, Obat-obatan, Total Biaya.

·       VIP atributnya terdiri dari : Nama, Alamat, Rawat Inap, Ruang inap, Biaya Obat-obatan, Total Biaya.

4.    Berikan 5 Contoh nilai data dari atribut yang telah disebutkan!

Jawab :

Contoh nilai data dari atribut Jampersal :

Nama                               : Liana Rahmayanti

Alamat                             : Jl. Jambu No. 38

Proses Persalinan             : Normal

Rawat Inap                      : 2 hari, Ruang 114 Flamboyan

Biaya                               : Rp. 3.000.000,-

Wawasan Nusantara

  1. Definisi wawasan nusantara

Wawasan Nusantara meliputi arah pandang kedalam dan keluar
1. Arah pandang ke dalam
Mengandung arti bahwa bangsa Indonesia harus peka dan berusaha untuk mencegah dan mengatasi sedini mungkin faktor – faktor penyebab timbulnya disintegrasi bangsa dan memelihara persatuan dan kesatuan dalam kebhinekaan . Arah pandang kedalam bertujuan menjamin perwujudan persatuan kesatuan segenap aspek kehidupan nasional,baik aspek alamiah maupun aspek sosial.
2. Arah pandang keluar
Mengandung arti bahwa dalam kehidupan internasional bangsa Indonesia harus berusaha mengamankan kepentingan nasionalnya dalam semua aspek kehidupan demi tercapainya tujuan nasional yang tertera pada pembukaan UUD 1945. Arah pandang kedalam bertujuan demi terjaminnya kepentingan nasional dalam dunia serba berubah serta melaksanakan ketertiban dunia, yang berdasarkan kepada kemerdekaan , perdamaian abadi dan keadilan sosial serta kerja sama dan sikap saling menghormati.

  1. Archipelago

WAWASAN NUSANTARA ARCHIPELAGO (LUAS LAUT)

Pengertian “archipelago state” adalah negara yang terdiri dari banyak pulau di mana laut, udara, dan daratan adalah satu kesatuan Nusantara sebagai wawasan ideology “Negara Persatuan Kepulauan Republik Indonesia” dan juga “NKRI” yang merupakan kehendak sejarah yang dijamin oleh Hukum Laut Internasional. Dua per tiga luas Indonesia adalah lautan, dan air yang sebagai sumber kehidupan itu membentengi ribuan pulau dari Sabang hingga Merauke. Pengakuan International dalam Hukum laut dimana total luas wilayah RI yang terdiri dari 18.108 pulau, tidak termasuk Sipadan dan Ligitan ditambah laut yang dihitung didalam lingkar pulau-pulau terluar yang dihubungkan dengan garis batas 12 mile laut (± 20 km) adalah ± 6,1 juta km2. Dua pertiga bagiannya ± 4,2 km2. Dan bilamana diperhitungkan dengan “Zona Economy Exclusive” maka tanggung jawab pengelolaan kelautan kita masih ditambah 200 mile laut (± 325 km) diperhitungkan dari posisi pulau-pulau di garis lingkaran terluar wilayah Indonesia. Dunia pun mencatat Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia dengan total luas mencapai 1.904.556 kilometer persegi dan 18.160 pulau di dalamnya.

  1. Deklarasi Juanda

Deklarasi Djuanda adalah pernyataan kepada dunia, bahwa laut Indonesia adalah termasuk laut sekitar, di antara dan di dalam kepulauan Indonesia, menjadi satu kesatuan wilayah NKRI. Deklarasi itu dicetuskan pada 13 Desember 1957 oleh Perdana Menteri Indonesia waktu itu, Djuanda Kartawidjaja.

Sebelum lahirnya Deklarasi Djuanda, wilayah negara Republik Indonesia mengacu pada Ordonansi Hindia Belanda 1939, yaitu Teritoriale Zeeën en Maritieme Kringen Ordonantie 1939 (TZMKO 1939). Dalam peraturan zaman Hindia Belanda itu, pulau-pulau di wilayah Nusantara dipisahkan oleh laut di sekelilingnya, dan setiap pulau hanya mempunyai laut di sekeliling sejauh 3 mil dari garis pantai. Karena itu, kapal asing bisa dengan bebas melayari laut yang memisahkan pulau-pulau tersebut.

Deklarasi Djuanda menyatakan bahwa Indonesia menganut prinsip-prinsip negara kepulauan (Archipelagic State), sehingga laut-laut antar pulau pun merupakan wilayah Republik Indonesia, dan bukan kawasan bebas.

Deklarasi itu mendapat tentangan dari beberapa negara, namun pemerintah Indonesia meresmikan deklarasi itu menjadi UU No. 4/PRP/1960 tentang Perairan Indonesia. Sejak itu, luas wilayah Indonesia pun bertambah 2,5 kali lipat dari 2.027.087 kilometer persegi, menjadi 5.193.250 kilometer persegi, dengan pengecualian Irian Jaya yang waktu itu belum diakui secara internasional sebagai wilayah Indonesia.

Akhirnya, pada tahun 1982, Deklarasi Djuanda dapat diterima dunia internasional, dan ditetapkan dalam Konvensi Hukum Laut PBB ke-III Tahun 1982 (United Nations Convention On The Law of The Sea/UNCLOS 1982). Tiga tahun kemudian, deklarasi tersebut dipertegas kembali dengan UU Nomor 17 Tahun 1985 tentang pengesahan UNCLOS 1982, bahwa Indonesia adalah negara kepulauan.

Pada tahun 1999, Presiden Soeharto menetapkan 13 Desember sebagai Hari Nusantara. Penetapan hari itu dipertegas dengan terbitnya Keputusan Presiden RI Nomor 126 Tahun 2001, sehingga tanggal 13 Desember resmi menjadi hari perayaan nasional.

  1. Wilayah Kekuasaan

Batas Darat

Setiap negara berwenang untuk menetapkan batas terluar wilayahnya. Negara Kesatuan Republik Indonesia berbatasan dengan 10 (sepuluh) negara tetangga. Di darat, Indonesia berbatasan dengan Malaysia, Papua New Guinea (PNG) dan dengan Timor-Leste. Sedangkan dilaut, Indonesia berbatasan dengan India, Thailand, Malaysia, Singapura, Vietnam, Filipin, Palau, Papua Niugini, Ausralia dan Timor-Leste..

Batas Laut

  1. Ordonansi 1939

Wilayah Indonesia terpecah-pecah dengan kebijakan bahwa laut adalah milik internasional. Laut menjadi pemisah bagi pulau-pulau di Indonesia. Wilayah Indonesia adalah pulau-pulau serta laut yang berjarak 3 mil sekeliling pulau.

      2.Deklarasi Juanda 1959

Laut teritorial adalah laut di antara pulau serta laut berjarak 12 mil mengarah ke luar. Kebijakan 3 mil diganti menjadi 12 mil pada kebijakan ini. Indonesia menjadi satu kesatuan yang utuh.

  1. UNCLOS (United Nation Convention on the Law of the Sea)1982

Pada keputusan hukum internasional ini ditetapkan batas ZEE wilayah Indonesia, yakni 200 mil. Wilayah ini bukan wilayah teritorial, tetapi Indonesia memiliki kesempatan yang pertama untuk memanfaatkan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya.

Batas Udara

Batas ruang udara Indonesia diukur dengan menarik garis dari pusat bumi menyinggung batas wilayah laut Indonesia. Begitu pula dengan batas ruang antariksa Indonesia dan GSO (Geo Stationery Unit).

 

 

  1. Wilayah NKRI

Negara Kesatuan Republik  Indonesia  sebagai  negara  kepulauan  yang  berciri nusantara  mempunyai  kedaulatan  atas  wilayah  serta  memiliki  hak-hak berdaulat  di  luar  wilayah  kedaulatannya  untuk  dikelola  dan  dimanfaatkan sebesar-besarnya  bagi  kemakmuran  rakyat  Indonesia  sebagaimana diamanatkan  dalam  pembukaan  Undang-Undang  Dasar  Negara  Republik Indonesia Tahun 1945.

 

Undang-Undang  Dasar  Negara  Republik  Indonesia  Tahun  1945  Pasal  25A mengamanatkan bahwa Negara Kesatuan Republik  Indonesia adalah  sebuah negara  kepulauan  yang  berciri  Nusantara  dengan  wilayah  yang  batas-batas dan hak-haknya ditetapkan dengan undang-undang.

Bahwa wilayah negara sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menganut sistem:

 

a.  pengaturan  suatu  Pemerintahan  negara  Indonesia  yang  melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia;

b.  pemanfaatan bumi, air, dan udara  serta kekayaan alam yang terkandung di dalamnya untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat;

c.  desentralisasi  pemerintahan  kepada  daerah-daerah  besar  dan  kecil  yang bersifat otonom dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia; dan

d.  kesejahteraan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

 

Batas Wilayah NKRI

 

UU Nomor 43 Tahun 2008 tentang Wilayah Negara menyebut batas wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia meliputi:

a.  di darat berbatas dengan Wilayah Negara Malaysia, Papua Nugini, dan Timor Leste;

b.  di  laut  berbatas  dengan Wilayah  Negara  Malaysia,  Papua Nugini, Singapura, dan Timor Leste; dan

c.  di udara mengikuti batas kedaulatan negara di darat dan di laut,  dan  batasnya  dengan  angkasa  luar  ditetapkan berdasarkan perkembangan hukum internasional.

 

 Batas Wilayah  Negara  sebagaimana  dimaksud  pada  ayat  (1), termasuk  titik-titik  koordinatnya  ditetapkan  berdasarkan perjanjian bilateral dan/atau trilateral.

 Dalam  hal  Wilayah  Negara  tidak  berbatasan  dengan  negara lain,  Indonesia  menetapkan  Batas  Wilayah  Negara  secara unilateral  berdasarkan  peraturan  perundang-undangan  dan hukum internasional.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Batas Wilayah Yurisdiksi

 

Wilayah  Yurisdiksi  adalah  wilayah  di  luar  Wilayah  Negara yang  terdiri  atas Zona Ekonomi Eksklusif,  Landas Kontinen, dan  Zona  Tambahan  di  mana  negara  memiliki  hak-hak berdaulat  dan  kewenangan  tertentu  lainnya  sebagaimana diatur  dalam  peraturan  perundang-undangan  dan  hukum internasional.

 

               Pasal 8 UU No 23 tahun 2008 berbunyi:

 

(1) Wilayah  Yurisdiksi  Indonesia  berbatas  dengan  wilayah yurisdiksi  Australia,  Filipina,  India,  Malaysia,  Papua  Nugini, Palau, Thailand, Timor Leste, dan Vietnam.

(2) Batas Wilayah Yurisdiksi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) termasuk  titik-titik  koordinatnya  ditetapkan  berdasarkan perjanjian bilateral dan/atau trilateral.

(3) Dalam hal Wilayah Yurisdiksi tidak berbatasan dengan negara lain,  Indonesia  menetapkan  Batas  Wilayah  Yurisdiksinya secara  unilateral  berdasarkan  ketentuan  peraturan perundang-undangan dan hukum internasional

Pendidikan kewarganegaraan indonesia

  1. I.                  Latar Belakang Pendidikan Kewarganegaraan

 

  1. Perjalanan panjang sejarah Bangsa Indonesia sejak era sebelum dan selama penjajahan ,dilanjutkan era merebut dan mempertahankan kemerdekaan sampai dengan mengisi kemerdekaan,menimbulkan kondisi dan tuntutan yang berbeda-beda sesuai dengan zamannya. Kondisi dan tuntutan yang berbeda-beda diharap bangsa Indonesia berdasarkan kesamaan nilai-nulai kejuangan bangsa yang dilandasi jiwa,tekad dan semangat kebangsaan. Semangat perjuangan bangsa yang tidak mengenal menyerah harus dimiliki oleh setiap warga negara Republik Indonesia.
  2. Semangat perjuangan bangsa mengalami pasang surut sesuai dinamika perjalanan kehidupan yang disebabkan antara lain pengaruh globalisasi yang ditandai dengan pesatnya perkembangan IPTEK, khususnya dibidang informasi, Komunikasi dan Transportasi, sehingga dunia menjadi transparan yang seolah-olah menjadi kampung sedunia tanpa mengenal batas negara. Kondisi yang demikian menciptakan struktur kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara Indonesia serta mempengaruhi pola pikir, sikap dan tindakan masyarakat Indonesia.
  3. Semangat perjuangan bangsa indonesia dalam mengisi kemerdekaan dan menghadapi globalisasi. Warga negara Indonesia perlu memiliki wawasan dan kesadaran bernegara,sikap dan perilaku, cinta tanah air serta mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa dalam rangka bela negara demi utuh dan tegaknya NKRI.

 

Tujuan utama pendidikan kewarganegaraan

 

Mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut.

 

1. Berpikir secara kritis, rasional, dan kreatif dalam menanggapi isu kewarganegaraan

2. Berpartisipasi secara aktif dan bertanggung jawab, dan bertindak secara cerdas dalam kegiatan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, serta anti-korupsi

3. Berkembang secara positif dan demokratis untuk membentuk diri berdasarkan karakter-karakter masyarakat Indonesia agar dapat hidup bersama dengan bangsa-bangsa lainnya

4. Berinteraksi dengan bangsa-bangsa lain dalam percaturan dunia secara langsung atau tidak langsung dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi.

 

  1. Indonesia Sebagai Bangsa

Bangsa adalah suatu kelompok manusia yang dianggap memiliki identitas bersama, dan mempunyai kesamaan bahasaagamaideologibudaya, dan/atau sejarah. Mereka umumnya dianggap memiliki asal-usul keturunan yang sama. Konsep bahwa semua manusia dibagi menjadi kelompok-kelompok bangsa ini merupakan salah satu doktrinpaling berpengaruh dalam sejarah. Doktrin ini merupakan doktrin etika dan filsafat, dan merupakan awal dari ideologi nasionalisme.

 

  1. Indonesia sebagai Negara

Negara adalah suatu wilayah di permukaan bumi yang kekuasaannya baik politikmiliterekonomisosial maupun budayanya diatur oleh pemerintahan yang berada di wilayah tersebut. Negara juga merupakan suatu wilayah yang memiliki suatu sistem atau aturan yang berlaku bagi semua individu di wilayah tersebut, dan berdiri secara independent.

 

Georg Jellinek 

Negara adalah organisasi kekuasaan dari sekelompok manusia yang telah berkediaman di wilayah tertentu.

Georg Wilhelm Friedrich Hegel 

Negara merupakan organisasi kesusilaan yang muncul sebagai sintesis dari kemerdekaan individual dan kemerdekaan universal

Max Weber 

Negara adalah suatu masyarakat yang mempunyai monopoli dalam penggunaan kekerasan fisik secara sah dalam suatu wilayah.

Rifhi Siddiq 

Negara adalah satu kesatuan yang berdaulat yang mempunyai kemampuan untuk memaksa, memonopoli, menguasai hal-hal yang berkaitan tentang kepentingan orang banyak yang terdapat di wilayahnya.

 

Suatu bangsa dapat di katakan sebagai negara jika memiliki syarat, secara de facto dan de jure.

 

Syarat primer sebuah negara Yaitu

  1. memiliki rakyat
  2. memiliki wilayah,dan
  3. memiliki pemerintahan yang berdaulat.

 

Sedangkan syarat sekundernya yaitu :

mendapat pengakuan dari negara lain.

 

 

 

 

 

 

  1. Warga negaraan Republik Indonesia

Seorang Warga Negara Indonesia (WNI) adalah orang yang diakui oleh UU sebagai warga negara Republik Indonesia. Kepada orang ini akan diberikan Kartu Tanda Penduduk, berdasarkan Kabupaten atau (khusus DKI Jakarta) Provinsi, tempat ia terdaftar sebagai penduduk/warga. Kepada orang ini akan diberikan nomor identitas yang unik (Nomor Induk Kependudukan, NIK) apabila ia telah berusia 17 tahun dan mencatatkan diri di kantor pemerintahan. Paspor diberikan oleh negara kepada warga negaranya sebagai bukti identitas yang bersangkutan dalam tata hukum internasional.

Kewarganegaraan Republik Indonesia diatur dalam UU no. 12 tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia. Menurut UU ini, orang yang menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) adalah

  1. setiap orang yang sebelum berlakunya UU tersebut telah menjadi WNI
  2. anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari ayah dan ibu WNI
  3. anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari seorang ayah WNI dan ibu warga negara asing (WNA), atau sebaliknya
  4. anak yang lahir dari perkawinan yang sah dari seorang ibu WNI dan ayah yang tidak memiliki kewarganegaraan atau hukum negara asal sang ayah tidak memberikan kewarganegaraan kepada anak tersebut
  5. anak yang lahir dalam tenggang waktu 300 hari setelah ayahnya meninggal dunia dari perkawinan yang sah, dan ayahnya itu seorang WNI
  6. anak yang lahir di luar perkawinan yang sah dari ibu WNI
  7. anak yang lahir di luar perkawinan yang sah dari ibu WNA yang diakui oleh seorang ayah WNI sebagai anaknya dan pengakuan itu dilakukan sebelum anak tersebut berusia 18 tahun atau belum kawin
  8. anak yang lahir di wilayah negara Republik Indonesia yang pada waktu lahir tidak jelas status kewarganegaraan ayah dan ibunya.
  9. anak yang baru lahir yang ditemukan di wilayah negara Republik Indonesia selama ayah dan ibunya tidak diketahui

10. anak yang lahir di wilayah negara Republik Indonesia apabila ayah dan ibunya tidak memiliki kewarganegaraan atau tidak diketahui keberadaannya

11. anak yang dilahirkan di luar wilayah Republik Indonesia dari ayah dan ibu WNI, yang karena ketentuan dari negara tempat anak tersebut dilahirkan memberikan kewarganegaraan kepada anak yang bersangkutan

12. anak dari seorang ayah atau ibu yang telah dikabulkan permohonan kewarganegaraannya, kemudian ayah atau ibunya meninggal dunia sebelum mengucapkan sumpah atau menyatakan janji setia.

 

 

Selain itu, diakui pula sebagai WNI bagi

  1. anak WNI yang lahir di luar perkawinan yang sah, belum berusia 18 tahun dan belum kawin, diakui secara sah oleh ayahnya yang berkewarganegaraan asing
  2. anak WNI yang belum berusia lima tahun, yang diangkat secara sah sebagai anak oleh WNA berdasarkan penetapan pengadilan
  3. anak yang belum berusia 18 tahun atau belum kawin, berada dan bertempat tinggal di wilayah RI, yang ayah atau ibunya memperoleh kewarganegaraan Indonesia
  4. anak WNA yang belum berusia lima tahun yang diangkat anak secara sah menurut penetapan pengadilan sebagai anak oleh WNI.

Kewarganegaraan Indonesia juga diperoleh bagi seseorang yang termasuk dalam situasi sebagai berikut:

  1. Anak yang belum berusia 18 tahun atau belum kawin, berada dan bertempat tinggal di wilayah Republik Indonesia, yang ayah atau ibunya memperoleh kewarganegaraan Indonesia
  2. Anak warga negara asing yang belum berusia lima tahun yang diangkat anak secara sah menurut penetapan pengadilan sebagai anak oleh warga negara Indonesia

Di samping perolehan status kewarganegaraan seperti tersebut di atas, dimungkinkan pula perolehan kewarganegaraan Republik Indonesia melalui proses pewarganegaraan. Warga negara asing yang kawin secara sah dengan warga negara Indonesia dan telah tinggal di wilayah negara Republik Indonesia sedikitnya lima tahun berturut-turut atau sepuluh tahun tidak berturut-turut dapat menyampaikan pernyataan menjadi warga negara di hadapan pejabat yang berwenang, asalkan tidak mengakibatkan kewarganegaraan ganda.

Berbeda dari UU Kewarganegaraan terdahulu, UU Kewarganegaraan tahun 2006 ini memperbolehkan dwikewarganegaraan secara terbatas, yaitu untuk anak yang berusia sampai 18 tahun dan belum kawin sampai usia tersebut. Pengaturan lebih lanjut mengenai hal ini dicantumkan pada Peraturan Pemerintah no. 2 tahun 2007.

Dari UU ini terlihat bahwa secara prinsip Republik Indonesia menganut asas kewarganegaraan ius sanguinis; ditambah dengan ius soliterbatas (lihat poin 8-10) dan kewarganegaraan ganda terbatas (poin 11).

 

 

 

 

 

 

  1. V.              Hak dan Kewajiban sebagai Warga Negara Indonesia

 

HAK DAN KEWAJIBAN WARGA NEGARA INDONESIA DENGAN UUD 45

Menurut Prof. Dr. Notonagoro:

Hak adalah kuasa untuk menerima atau melakukan suatu yang semestinya diterima atau dilakukan melulu oleh pihak tertentu dan tidak dapat oleh pihak lain manapun juga yang pada prinsipnya dapat dituntut secara paksa olehnya..

Hak dan Kewajiban merupakan sesuatu yang tidak dapat dipisahkan, akan tetapi terjadi pertentangan karena hak dan kewajiban tidak seimbang. Bahwa setiap warga negara memiliki hak dan kewajiban untuk mendapatkan penghidupan yang layak, tetapi pada kenyataannya banyak warga negara yang belum merasakan kesejahteraan dalam menjalani kehidupannya. Semua itu terjadi karena pemerintah dan para pejabat tinggi lebih banyak mendahulukan hak daripada kewajiban. Padahal menjadi seorang pejabat itu tidak cukup hanya memiliki pangkat akan tetapi mereka berkewajiban untuk memikirkan diri sendiri. Jika keadaannya seperti ini, maka tidak ada keseimbangan antara hak dan kewajiban. Jika keseimbangan itu tidak ada akan terjadi kesenjangan sosial yang berkepanjangan.

Untuk mencapai keseimbangan antara hak dan kewajiban, yaitu dengan cara mengetahui posisi diri kita sendiri. Sebagai seorang warga negara harus tahu hak dan kewajibannya. Seorang pejabat atau pemerintah pun harus tahu akan hak dan kewajibannya. Seperti yang sudah tercantum dalam hukum dan aturan-aturan yang berlaku. Jika hak dan kewajiban seimbang dan terpenuhi, maka kehidupan masyarakat akan aman sejahtera. Hak dan kewajiban di Indonesia ini tidak akan pernah seimbang. Apabila masyarakat tidak bergerak untuk merubahnya. Karena para pejabat tidak akan pernah merubahnya, walaupun rakyat banyak menderita karena hal ini. Mereka lebih memikirkan bagaimana mendapatkan materi daripada memikirkan rakyat, sampai saat ini masih banyak rakyat yang belum mendapatkan haknya. Oleh karena itu, kita sebagai warga negara yang berdemokrasi harus bangun dari mimpi kita yang buruk ini dan merubahnya untuk mendapatkan hak-hak dan tak lupa melaksanakan kewajiban kita sebagai rakyat Indonesia.

Sebagaimana telah ditetapkan dalam UUD 1945 pada pasal 28, yang menetapkan bahwa hak warga negara dan penduduk untuk berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan maupun tulisan, dan sebagainya, syarat-syarat akan diatur dalam undang-undang. Pasal ini mencerminkan bahwa negara Indonesia bersifat demokrasi. Pada para pejabat dan pemerintah untuk bersiap-siap hidup setara dengan kita. Harus menjunjung bangsa Indonesia ini kepada kehidupan yang lebih baik dan maju. Yaitu dengan menjalankan hak-hak dan kewajiban dengan seimbang. Dengan memperhatikan rakyat-rakyat kecil yang selama ini kurang mendapat kepedulian dan tidak mendapatkan hak-haknya.

 

HAK DAN KEWAAJIBAN WARGA NEGARA :

 

  1. Wujud Hubungan Warga Negara dengan Negara Wujud hubungan warga negara dan negara pada umumnya berupa peranan (role).
  2.  Hak dan Kewajiban Warga Negara Indonesia Hak kewajiban warga negara Indonesia tercantum dalam pasal 27 sampai dengan pasal 34 UUD 1945.

 

Hak Warga Negara Indonesia :

 

  1. Hak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak : “Tiap warga negara berhak atas

              pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan” (pasal 27 ayat 2).

  1. Hak untuk hidup dan mempertahankan kehidupan: “setiap orang berhak untuk

hidup serta berhak mempertahankan hidup dan kehidupannya.”(pasal 28A).

  1. Hak untuk membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan melalui perkawinan

yang sah (pasal 28B ayat 1).

  1. Hak atas kelangsungan hidup. “Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup,

tumbuh, dan Berkembang”

  1. Hak untuk mengembangkan diri dan melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya dan berhak mendapat pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya demi meningkatkan kualitas hidupnya demi kesejahteraan hidup manusia. (pasal 28C ayat 1)
  2. Hak untuk memajukan dirinya dalam memperjuangkan haknya secara kolektif untuk

membangun masyarakat, bangsa, dan negaranya. (pasal 28C ayat 2).

  1. Hak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil serta

              perlakuan yang sama di depan hukum.(pasal 28D ayat 1).

  1. Hak untuk mempunyai hak milik pribadi Hak untuk hidup, hak untuk tidak disiksa, hak kemerdekaan pikiran dan hati nurani,hak beragama, hak untuk tidak diperbudak,
  2. hak untuk diakui sebagai pribadi di hadapan hukum, dan hak untuk tidak dituntut atas dasar hukum yang berlaku surut adalah hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apapun. (pasal 28I ayat 1).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kewajiban Warga Negara Indonesia  :

 

  1. Wajib menaati hukum dan pemerintahan. Pasal 27 ayat (1) UUD 1945 berbunyi :

              segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan

              dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya.

  1. Wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara. Pasal 27 ayat (3) UUD 1945

              menyatakan  : setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya

              pembelaan negara”.

  1. Wajib menghormati hak asasi manusia orang lain. Pasal 28J ayat 1 mengatakan :

              Setiap orang wajib menghormati hak asai manusia orang lain

  1. Wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang. Pasal

28J ayat 2 menyatakan : “Dalam menjalankan hak dan kebebasannya,setiap orang wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang dengan maksud untuk menjamin pengakuan serta penghormatan atas hak kebebasan orang lain dan untuk memenuhi tuntutan yang adil sesuai dengan pertimbangan moral, nilai-nilai agama, keamanan, dan ketertiban umum dalam suatu masyarakat demokratis.”

  1. Wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara. Pasal 30 ayat (1) UUD 1945. menyatakan: “tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara.”

 

Hak dan Kewajiban telah dicantumkan dalam UUD 1945 pasal 26, 27, 28, dan 30, yaitu :

1.  Pasal 26, ayat (1), yang menjadi warga negara adalah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara. Dan pada ayat (2), syarat-syarat mengenai kewarganegaraan ditetapkan dengan undang-undang.

2.  Pasal 27, ayat (1), segala warga negara bersamaan dengan kedudukannya di dalam

hukum dan pemerintahannya, wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu. Pada ayat (2), taip-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan.

3.  Pasal 28, kemerdekaan berserikat dan berkumpul, mengeluarkan pikiran dengan lisan, dan sebagainya ditetapkan dengan undang-undang.

4.  Pasal 30, ayat (1), hak dan kewajiban warga negara untuk ikut serta dalam pembelaan negara. Dan ayat (2) menyatakan pengaturan lebih lanjut diatur dengan undang-undang.

POLITIK DAN STRATEGI NASIONAL

BAB I PENDAHULUAN

 

1. 1 Latar Belakang Masalah

Bangsa Indonesia adalah bangsa yang berkedaulatan dan merdeka dimana bangsa yang merdeka tentunya akan mengatur urusan dalam negerinya sendiri tanpa ada campur tangan lagi dari negera luar dalam urusan pemerintahan . Sejak peristiwa proklamasi di tahun 1945, terjadi perubahan yang sangat mendasar dari negara Indonesia , terutama yang berkaitan dengan kedaulatan dan sistem pemerintahan dan politik . Pada awal masa kemerdekaan , kondisi politik Indonesia belum sepenuhnya baik . Kondisi indonesia masih belum tertata dengan baik dan belum stabil . Tetapi , setelah beberapa tahun berjalan kondisi internal Indonesia sudah mulai teratur dan membaik . Selangkah demi selangkah Indonesia mulai membenahi dan mengatur sistem pemerintahannya sendiri .

Di zaman sekarang yaitu zaman yang serba modern dengan mulai lunturnya rasa nasionalisme  banyak pemuda Indonesia yang tidak mengerti akan makna politik bebas aktif yang digunakan oleh Indonesia, dan tidak sedikit di antara mereka yang salah mengartikan makna politik bebas aktif tersebut . Oleh karena itu , kiranya kita perlu untuk membahas tentang politik dan strategi bangsa Indonesia.

1.2 Rumusan Masalah

1. Apakah pengertian politik , Negara , kekuasaan , pengambil keputusan , kebijakan umum , dan distribusi kekuasaan itu?

2. Apakah pengertian strategi , dan strategi nasional?

3. Apakah dasar pemikiran penyusunan politik strategi nasional (Polstranas)?

 

1.3 Tujuan Penulisan

Tujuan dari dilakukannya penulisan makalah ini selain sebagai tugas softskill pendidikan kewarganegaraan Diploma Tiga (D3) , Fakultas Ilmu Komputer Universitas Gunadarma Kalimalang Bekasi , Jurusan Management Informatika .

1 . Untuk mengetahui pengertian politik , Negara , kekuasaan , pengambil keputusan , kebijakan umum , dan distribusi kekuasaan .

2 . Untuk mengetahui pengertian strategi , dan strategi nasional .

3 . Untuk mengetahui dasar pemikiran penyusunan politik strategi nasional (Polstranas) .

 

 

 

BAB II  PEMBAHASAN

2 . 1  Pengertian Politik Dan Strategi Nasional

Kata “Politik” secara ilmu etimologis berasal dari bahasa Yunani Politeia, yang asal katanya adalah polis berarti kesatuan masyarakat yang berdiri sendiri, dan teia berarti urusan . Dalam bahasa Indonesia , politik dalam arti politics mempunyai makna kepentingan umum warga negara suatu bangsa . Politik merupakan rangkaian asas, prinsip, keadaaan, jalan, cara dan alat yang digunakan untuk mencapai tujuan tertentu yang kita kehendaki . Politics dan policy mempunyai hubungan yang erat dan timbal balik . Politics memberikan asas, jalan, arah, dan medannya , sedangkan policy memberikan pertimbangan cara pelaksanaan asas, jalan, dan arah tersebut sebaik-baiknya . Dapat disimpulkan bahwa politik adalah bermacam-macam kegiatan yang menyangkut proses penentuan tujuan-tujuan dari sistem negara dan upaya-upaya dalam mewujudkan tujuan itu , pengambilan keputusan (decisionmaking) mengenai seleksi antara beberapa alternatif dan penyusunan skala prioritas dari tujuan-tujuan yang telah ditentukan . Untuk melaksanakan tujuan itu diperlukan kebijakan-kebijakan umum (public policies) yang menyangkut pengaturan dan pembagian atau alokasi dari sumber-sumber yang ada .

Politik secara umum adalah mengenai proses penentuan tujuan negara dan cara melaksanakannya . Pelaksanaan tujuan itu memerlukan kebijakan-kebijakan umum (public policies) yang menyangkut pengaturan , pembagian , atau alokasi sumber-sumber yang ada. Dengan begitu , politik membicarakan hal-hal yang berkaitan dengan negara, kekuasaan, pengambilan keputusan , kebijakan umum(policy), dan distribusi kekuasaan .

 

a. Negara

Negara merupakan suatu organisasi dalam suatu wilayah yang memiliki kekuasaan tertinggi yang ditaati oleh rakyatnya.

b. Kekuasaan

Kekuasaan adalah kemampuan seseorang atau kelompok untuk mempengaruhi tingkah laku orang atau kelompok lain sesuai dengan keinginannya.

c. Pengambilan Keputusan

Pengambilan keputusan adalah aspek utama politik. Jadi, politik adalah pengambilan keputusan melalui sarana umum . Keputusan yang diambil menyangkut sector public dari suatu Negara .

d. Kebijakan Umum

Kebijakan ( policy ) merupakan suatu kumpulan keputusan yang diambil oleh seseorang atau kelompok politik dalam memilih tujuan dan cara mencapai tujuan itu . Dasar pemikirannya adalah bahwa masyarakat memiliki beberapa tujuan bersama yang ingin dicapai secara bersama pula , sehingga perlu ada rencana yang mengikat yang dirumuskan dalan kebijakan – kebijakan oleh pihak yang berwenang .

e. Distribusi

Yang dimaksud dengan distribusi ialah pembagian dan pengalokasian nilai – nilai ( values ) dalam masyarakat . Nilai adalah sesuatu yang diinginkan dan penting .

 

2 . 2 Pengertian Strategi dan Strategi Nasional

            Strategi berasal dari bahasa Yunani strategia yang diartikan sebagai “the art of the general” atau seni seorang panglima yang biasanya digunakan dalam peperangan . Karl von Clausewitz (1780-1831) berpendapat bahwa strategi adalah pengetahuan tentang penggunaan pertempuran untuk memenangkan peperangan . Sedangkan perang itu sendiri merupakan kelanjutan dari politik . Dalam pengertian umum, strategi adalah cara untuk mendapat-kan kemenangan atau pencapaian tujuan . Dengan demikian , strategi tidak hanya menjadi monopoli para jendral atau bidang militer, tetapi telah meluas ke segala bidang kehidupan.

Politik nasional diartikan sebagai kebijakan umum dan pengambilan kebijakan untuk mencapai suatu cita-cita dan tujuan nasional . Dengan demikian definisi politik nasional adalah asas, haluan, usaha serta kebijaksanaan negara tentang pembinaan (perencanaan, pengembangan, pemeliharaan, dan pengendalian) serta penggunaan kekuatan nasional untuk mencapai tujuan nasional . Sedangkan strategi nasional adalah cara melaksanakan politik nasional dalam mencapai sasaran dan tujuan yang ditetapkan oleh politik nasional .

 

2. 3 Dasar Pemikiran Penyusunan Politik dan Strategi Nasional

Penyusunan politik dan strategi nasional perlu memahami pokok-pokok pikiran yang terkandung dalam sistem manajemen nasional yang berlandaskan ideologi Pancasila, UUD 1945, Wawasan Nusantara, dan Ketahanan Nasional . Politik dan strategi nasional yang telah berlangsung selama ini disusun berdasarkan sistem kenegaraaan menurut UUD 1945 . sejak tahun 1985 telah berkembang pendapat yang mengatakan bahwa jajaran pemerintah dan lembaga-lembaga yang tersebut dalam UUD 1945 merupakan “suprastruktur politik” .  Lebaga-lembaga tersebut adalah MPR, DPR, Presiden, DPA, BPK, MA . Sedangkan badan-badan yang ada dalam masyarakat disebut sebagai “infrastruktur politik”, yang mencakup pranata politik yang ada dalam masyarakat, seperti partai politik, organisasi kemasyarakatan, media massa, kelompok kepentingan (interest group), dan kelompok penekan (pressure group) . Suprastruktur dan infrastruktur politik harus dapat bekerja sama dan memiliki kekuatan yang seimbang . Mekanisme penyusunan politik dan strategi nasional di tingkat suprastruktur politik diatur oleh presiden/mandataris MPR . Sedangkan proses penyusunan politik dan strategi nasional di tingkat suprastruktur politk dilakukan setelah presiden menerima GBHN .Strategi nasional dilaksanakan oleh para menteri dan pimpinan lembaga pemerintah non departemen berdasarkan petunjuk presiden, yang dilaksanakan oleh presiden sesungguhnya merupakan politik dan strategi nasional yang bersifat pelaksanaan . Salah satu wujud pengapilikasian politik dan strategi nasional dalam pemerintahan adalah sebagai berikut :

 

Otonomi Daerah

Undang-undang No. 22 tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah yang merupakan salah satu wujud politik dan strategi nasional secara teoritis telah memberikan dua bentuk otonomi kepada dua daerah, yaitu otonomi terbatas bagi daerah propinsi dan otonomi luas bagi daerah Kabupaten/Kota. Perbedaan Undang-undang yang lama dan yang baru ialah:

1. Undang-undang yang lama, titik pandang kewenangannya dimulai dari pusat (central government looking).

2. Undang-undang yang baru, titik pandang kewenangannya dimulai dari daerah (local government looking).

Kewenangan Daerah

1. Dengan berlakunya UU No. 22 tahun 1999tenang Otonomi Daerah, kewenagan daerah mencakup seluruh kewenangan bidang pemerintahan, kecuali kewenangan dalam bidang politik luar negeri, pertahanan keamanan, peradilan, moneter dan fiskal, agama, serta kewenangan bidang lain.

2. Kewenagnan bidang lain, meliputi kebijakan tentang perencanaan nasional dan pengendalian pembangunan secara makro.

3. Bentuk dan susunan pemerintahan daerah,

a. DPRD sebagai badan legislatif daerah dan pemerintah daerah sebagai eksekutif daerah dibentuk di daerah.

b. DPRD sebagai lwmbaga perwakilan rakyat di daerah merupakan wahanauntukmelaksanakan demokrasi

1). Memilih Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati, dan Walikota/Wakil Walikota.

2). Memilih anggota Majelis Permusawartan Prakyat dari urusan Daerah.

3). Mengusulkan pengangkatan dan pemberhentian Gubernur/ Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati, dan Walikota/Wakil Walikota.

4. Membentuk peraturan daerah bersama gubernur, Bupati atas Wali Kota.

5. Menetapkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) bersama gubernur, Bupati, Walikota.

6. Mengawasi pelaksanaan keputusan Gubernur, Bupati, dan Walikota, pelaksanaan APBD, kebijakan daerah, pelaksanaan kerja sama internasional di daerah, dan menampung serta menindak-lanjuti aspirasi daerah dan masyarakat.

 

 

 

2.4  Stratifikasi Politik Nasional

a.  Tingkat Penentu Kebijakan Puncak
Tingkat kebijakan puncak meliputi Kebijakan tertinggi yang menyeluruh secara nasional dan mencakup: penentuan Undang-undang Dasar, penggarisan masalah makro politik bangsa dan negara untuk merumuskan idaman nasional (national goals) berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. kebijakan tingkat puncak ini dilakukan oleh MPR dengan hasil rumusan dalam GBHN dan ketapan MPR. Dalam hal dan keadaaan yang menyangkut kekuasaan kepala negara seperti tercantum pada pasal-pasal 10 s.d. 15 UUD 1945, tingkat penentuan kebijakan puncak ini juga menackup kewenangan presiden sebagai kepala negara.

 

b.  Tingkat Kebijakan Umum
Tingkat kebijakan umum merupakan tingkat kebijakan di bawah tingkat kebijakan puncak, yang lingkupnya juga menyeluruh nasional. Hasil-hasilnya dapat berbentuk:
1). Undang-undang yang kekuasaan pembuatannya terletak di tangan presiden dengan persetujuan DPR (UUD 1945 pasal 5 ayat (1) ).
2). Peraturan pemerintah untuk mengatur pelaksanaan undang-undang yang wewenang penerbitannya berada di tangan presiden (UUD 1945 pasal 5 ayat (2) ).
3). Keputusan atau instruksi presiden, yang berisi kebijakan-kebijakan penyelenggaraan pemerintahan yang wewenang pengeluarannya berada di tangan presiden (UUD 1945 pasal 4 ayat (1) ).
4). Dalam keadaan tertentu dapat pula dikeluarkan Maklumat Presiden.

 

c.  Tingkat Penentuan Kebijakan Khusus
Kebijakan khusus merupakan penggarisan terhadap suatu bidang utama (major area) pemerintahan.

 

d.  Tingkat Penentuan Kebijakan Teknis
Kebijakan teknis merupakan penggarisan dalam satu sektor dari bidang utama di atas dalam bentuk prosedur serta teknik untuk mengimplementasikan rencana, program, dan kegiatan.

 

e. Dua Macam Kekuasaan dalam Pembuatan Aturan di Daerah

    1. Wewenang penentuan pelaksanaan kebjakan pemerintah pusat di daerah terletak 

        di tangan gubernur dalam kedudukannya sebagai wakil pemerintah pusat di daerah

        yuridikasinya masing – masing .

    2. Kepala daerah berwenang mengeluarkan kebijakan pemerintah daerah dengan 

        persetujuan DPRD.

 

2.5 Implementasi Politik Strategi

 1. Memperkuat keberadaan dan kelangsungan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang bertumpu pada kebhinekatunggalikaan. Untuk menyelesaikan masalah–masalah yangmendesak dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara, perlu upayarekonsiliasi nasional yang diatur dengan undang–undang.

2. Menyempurnakan Undang–Undang Dasar 1945 sejalan dengan perkembangankebutuhan bangsa, dinamika dan tuntutan reformasi, dengan tetap memelihara kesatuandan persatuan bengsa, serta sesuai dengan jiwa dan semangat Pembukaan Undang– Undang Dasar 1945.

3. Meningkatkan peran Majelis Permusyawaratan Rakyat, dan lembaga–lembaga tingginegara lainnya dengan menegaskan fungsi, wewenang dan tanggung jawab yangmengacu pada prinsip pemisahan kekuasaan dan tata hubungan yang jelas antara lembagaeksekutif, legislatif dan yudikatif.

 

 BAB III PENUTUP

 

3 . 1  Kesimpulan

                 Sebagai masyarakat bangsa Indonesia yang telah mempelajari dan memahami kita dapat menarik kesimpulan bahwa politik dan strategi nasional Indonesia dapat dilaksanakan di segala bidang . Hal itu dilakukan untuk memajukan seluruh aspek kehidupan di Indonesia  . Kemudian , Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN) tahun 1999-2004 yang ditetapkan oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dalam Sidang Umum Majelis Permusyawaratan Rakyat 1999 harus menjadi acuan penyelenggaraan negara bagi lembaga-lembaga tinggi negara dan segenap rakyat Indonesia . Selain itu pelaksanaan politik dan strategi nasional di Indonesia di tentukan oleh tujuh unsur pokok yang telah kita bahas sebelumnya .