SOAL NOMOR 3 BASIS DATA

Definisi ERD :

Entitiy Relationship Diagram atau lebih dikenal dengan (ERD) merupakan salah satu metode pemodelan basis data yang digunakan untuk menghasilkan skema konseptual untuk jenis/model semantik sistem. Dimana sistem seringkali memiliki sistem data relasional, dan ketentuannya bersifat Top-Down.
Dalam hal ini kita akan menjelaskan dan menggambarkan contoh kasus dengan penggambaran ERD.

Contoh Kasus :

} Pada saat mendaftar menjadi anggota perpustakaan Fakultas, dicatatlah nama, nomor mahasiswa dan alamat mahasiswa. Setelah itu mereka baru bisa meminjam buku di perpustakaan. Buku-buku yang dimiliki perpustakaan banyak sekali jumlahnya. Tiap buku memiliki data nomor buku, judul, pengarang, penerbit, tahun terbit. Satu buku bisa ditulis oleh beberapa pengarang.
} Tentukan entitas, atribut dan relasi dari deskripsi di atas, dengan menggambar ERDnya.

– Dari contoh kasus diatas dapat disimpulkan, bahawa seorang mahasiswa dapat meminjam buku, jika dia menjadi atau terdaftar sebagai anggota perpustakaan fakultas.

A. Menentukan Entitas, Atribute dan Relasi

1.     Entitas : Merupakan individu yang dapat mewakili sesuatu yang nyata yang dapat digambarkan oleh data. disini entitas dari kasus diatas adalah :
1. Mahasiswa,
2. KAP (kartu anggota perpustakaan)
3. Buku Pinjam
2.     Atribute : Merupakan pendeskripsian karakteristik dari entitas. Disini Atribute dari kasus diatas terdiri dari : Nama, NPM, Alamat, Nomor Buku, Judul Buku, Pengarangan, Penerbit dan Tahun terbit.
Relasi : Relasi merupakan penghubung dari Entitas yang berkaitan. dan hubungan antar entitas dengan relasi terbentuk dalam garis. disini relasi dari kasus diatas adalah : 1. Membuat, 2. Menyajikan.

B. Mengetahui Bentuk Notasi ERD

notasi
C. Pembuatan ERD Peminjaman Buku Perpustakaan  
 C
Setelah kita mengetahui Entitas,Relasi,Atribut dan mengetahui bentuknya. maka kita bisa membuat gambar ERD dari contoh kasus diatas. 
Soal  No.3
Pada saat mendaftar menjadi anggota perpustakaan Fakultas, dicatatlah nama, nomor mahasiswa dan alamat mahasiswa. Setelah itu mereka baru bisa meminjam buku di perpustakaan. Buku-buku yang dimiliki perpustakaan banyak sekali jumlahnya. Tiap buku memiliki data nomor buku, judul, pengarang, penerbit, tahun terbit. Satu buku bisa ditulis oleh beberapa pengarang.
Namun ada beberapa tambahan penjelasan seperti berikut : Seorang mahasiswa boleh meminjam beberapa buku. Satu buku boleh dipinjam beberapa mahasiswa. Semua mahasiswa sangat perlu buku sehingga tidak ada yang tidak pernah meminjam ke perpustakaan. Setiap peminjaman akan dicatat tanggal peminjamannya. Semua mahasiswa disiplin mengembalikan buku tepat satu minggu setelah peminjaman.
Jawab :
  • Namun ada beberapa tambahan penjelasan seperti berikut : Mahasiswa kadang-kadang terlambat mengembalikan buku, sehingga dikenakan denda. Besarnya denda adalah Rp 500,- per hari keterlambatan. Mahasiswa dianggap terlambat jika mengembalikan buku lebih lama dari 1 minggu.
 WRE

 

ENERGI MATAHARI PENGGANTI MINYAK BUMI

Adapun sumber daya energi non konvensional yang dapat digunakan sebagai alternatif pengganti minyak bumi adalah Energi Matahari
Dalam hal ini dikaitkan dengan pemanfaatan energi matahari yang berasal dari pancaran sinar matahari secara langsung ke bumi. Dalam pelaksanaan pemanfaatannya dapat dibedakan tiga macam cara:

·         Prinsip Pemanasan Langsung
Dalam hal ini sinar matahari memanasi langsung benda yang akan dipanaskan atau memanasi secara langsung medium, misalnya air yang akan dipanaskan. Sebenarnya cara ini telah lama dikenal, misalnya menjemur pakaian, membuat ikan kering, membuat garam dari laut. Dengan cara pemanasan langsung ini, suhu yang akan diperoleh tidak akan melampaui 100 derajat Celcius. Cara ini dapat lebih efektif bila mempergunakan pengumpul panas yang disebut kolektor. Sinar matahari dikonsentrasikan dengan kolektor ini pada satu tempat sehingga diperoleh suatu suhu yang lebih tinggi. Bentuk kolektor parabolik bulat melandaskan prinsip kompor surya. Prinsipnya adalah sebagai berikut : cahaya matahari ditampung dengan sebuah cermin cekung yang bergaris tengah + 2 m, sehingga cahaya matahari akan terkumpul dalam satu fokus. Pada fokus itu dipasang lempengan logam sehingga logam akan menjadi panas sekali, kemudian di atas lempengan logam itulah kita memasak.
·         Konversi Surya Termis Elektris (KSTE)
Pada cara ini yang dipanaskan adalah juga air, akan tetapi panas yang terkandung dalam air itu akan dikonversikan menjadi energi listrik. Pada prinsipnya, KSTE memerlukan sebuah konsentrator optik untuk pemanfaatan radiasi surya, sebuah alat untuk menyerap energi yang dikumpulkan, suatu sistem pengangkut panas, dan sebuah mesin yang agak konvensional untuk pembangkit tenaga listrik. Diperkirakan bahwa sebuah unit KSTE dari 100 MW listrik akan mempunyai 12.500 buah heliostat dengan permukaan refleksi masing-masing seluas 40 m2, sebuah menara penerima setinggi 250 m yang memikul sebuah penyerap untuk membuat uap bagi sebuah turbin selama 6-8 jam.
·         Konversi Energi Photovoltaik
Pada cara ini energi sinar matahari langsung dikonversikan menjadi energi listrik. Energi pancaran matahari dapat diubah menjadi arus searah dengan mempergunakan lapisan-lapisan tipis dari silikon atau bahan-bahan semi konduktor lainnya. Sebuah kristal silinder silikon yang prolitis hampir murni diperoleh dengan mencairkan silikon dalam tungku suhu tinggi dengan tahanan atmosfer yang diatur. Sel surya silikon dikembangkan dalam tahun 1955 oleh Bell Laboratoris (USA) dan banyak dipergunakan bagi kendaraan-kendaraan ruang angkasa dan satelit-satelit selama 20 tahun terakhir.
Keuntungan-keuntungan dari konversi energi photovoltaik

  •   Tidak ada bagian-bagian yang bergerak
  •  Usia pemakaian dapat melampaui 100 tahun sekalipun efisiensinya  sepanjang masa pemakaian menurun.
  •   Pemeliharaan tidak sulit
  • Sistem ini mudah disesuaikan pada berbagai jenis pemanfaatannya.

Ekologi Pertanian

Ekologi berasal dari kata oikos (rumah) dan logos (ilmu). Ekologi berarti ilmu yang mempelajari tentang mahluk hidup dan rumahnya (lingkungannya). Sedangkan pertanian bisa diartikan sebagai kegiatan bercocok tanam pada lingkungan tertentu.
Jadi ekologi pertanian adalah ilmu yang mempelajari tentang mahluk hidup dan lingkungan budidaya tanaman yang diusahakan oleh manusia. Sedangkan ekologi pertanian organik menggambarkan bahwa hubungan antara mahluk hidup dan lingkungan pertanaman berjalan selaras dengan fitrah alam (back to nature).
Pertanian organik merupakan sistem pertanian ramah lingkungan yang dipercaya mampu mewujudkan pertanian yang berkelanjutan. Karena sistem pertanian ini didasarkan pada prinsip ekologi pertanian atau ekologi lingkungan.

 

Agroekologi (Ekologi Pertanian)
Sistem ekologi terbentuk sebagai hasil dari interaksi timbal balik secara teratur antara mahluk hidup dan lingkungannnya, sehingga terbentuk satu kesatuan yang utuh. Sistem ekologi ini kemudian dikenal dengan ekosistem. Jadi, ekosistem merupakan bentukan dari komponen biotik (hidup) dan abiotik (tidak hidup) dalam satu wilayah tertentu.
Dalam ekologi pertanian interaksi komponen biotik dan abiotik ini di setting sedemikian rupa melalui mekanisme kontrol agar mendukung keberlangsungan sistem budidaya pertanian yang diusahakan. Kegiatan pengolahan tanah, pupuk dan pengendalian hama ditujukan agar interaksi antara komponen penyusun ekosistem kebun/ ladang mendukung pertumbuhan tanaman budidaya.
Prinsip Ekologi Pertanian Organik
Berdasarkan konsep ekologi pertanian diatas, maka dapat dipahami bahwa prinsip ekologi sangat bermanfaat sebagai panduan dalam pengembangan pertanian organik.
Prinsip ini mengatakan bahwa proses produksi harus didasarkan pada daur ulang ekologis. Penerapan teknologi berperan penting dalam meningkatkan interaksi antar komponen ekosistem. Namun, teknologi yang diterapkan harus bersifat spesifik lokasi dengan mempertimbangkan kearifan tradisional dari masing-masing lokasi. Berikut ini prinsip ekologi dalam penerapan pertanian organik:
• Memperbaiki kondisi tanah agar bisa menguntungkan pertumbuhan tanaman. Kegiatan yang paling utama adalah pengelolaan bahan organik untuk meningkatkan kegiatan komponen biotik dalam tanah.
• Mengoptimalkan ketersediaan serta keseimbangan unsur hara di dalam tanah. Misalnya melalui fiksasi nitrogen, penambahan dan daur pupuk dari luar usaha tani.
• Mengelola iklim mikro agar kehilangan hasil panen akibat aliran panas, udara dan air dapat dibatasi. Misalnya dengan pengelolaan air dan pencegahan erosi.
• Kehilangan hasil panen akibat gangguan hama dan penyakit dibatasi dengan upaya preventif melalui perlakuan yang aman.
• Pemanfaatan sumber kekayaan genetika dalam sistem pertanaman terpadu.
Sesuai dengan prinsip ekologi, aliran hara dalam sistem ekologi harus berjalan secara konstan. Oleh karena itu, unsur hara yang hilang atau terangkut bersama hasil panen, erosi, atau perlindian, selama proses budidaya hingga panen harus digantikan.
Agar sistem usaha tani tetap produktif dan sehat, maka jumlah hara yang hilang dari dalam tanah, tidak boleh melebihi hara yang ditambahkan atau dengan kata lain harus ada keseimbangan hara di dalam tanah sepanjang waktu.
Prinsip ekologi ini bisa diterapkan dalam berbagai teknologi dan strategi budidaya pertanian. Setiap prinsip tersebut akan memberikan pengaruh yang berbeda terhadap produktivitas, keamanan, keberlanjutan dan identitas usaha tani.

sumber : http://www.anneahira.com/ekologi-pertanian.htm

~MAHLUK HIDUP~

Cacing Tanah

gambar cacing tanah

Cacing Tanah

Budidaya cacing tanah adalah salah satu cara yang dapat kita lakukan untuk membuat lingkungan menjadi lebih baik. Manfaat cacing tanah :

  • Cacing tanah dapat membantu mengolah sampah dapur menjadi kompos yang baik untuk tumbuhan. Cacing tanah mampu mengubah bahan organik yang dimakan menjadi kotoran (castings) dan urine (worm tea). Kandungan urea dalam urine cacing adalah pupuk alami yang baik. Terlebih kotoran cacing mengandung nitrogen, fosfor, magnesium, potasium, dan kalsium yang penting untuk pertumbuhan tanaman.
  • Tubuh cacing tanah yang terdiri atas 70% protein adalah sumber makanan bergizi tinggi bagi hewan ternak dan peliharaan seperti ayam, bebek, ikan, sidat, dan burung.
  • Kegiatan menggali yang dilakukan cacing tanah mampu menciptakan sistem drainase alami, meningkatkan jumlah udara dan air dalam tanah sehingga tanah menjadi lebih gembur dan baik untuk ditanami semua jenis tanaman.

KLASIFIKASI CACING TANAH

Kingdom: Animalia
Phylum: Annelida
Class: Clitellata
Order: Haplotaxida
Family: Lumbricidae
Genus: Lumbricus
Species: Lumbricus rubellus

JENIS CACING TANAH

Ada sekitar 4500 spesies cacing di dunia, sekitar 2700 di antaranya adalah spesies cacing tanah. Ada dua tipe spesies cacing tanah berdasarkan perilaku hidupnya, yaitu earthmovers dan composters (pembuat kompos).

  • Earthmovers adalah spesies soliter (penyendiri) yang hidup di dalam tanah dengan membuat terowongan berongga di dalam tanah (rongga-rongga ini akan terisi udara dan oksigen yang baik untuk akar tanaman). Mereka hidup dari memakan bakteri, fungi, dan algae pada tanah dan memberikan nutrisi melalui kotoran mereka ke tanah pada level akar yang sangat dibutuhkan oleh tanaman.
  • Sedangkan Composters adalah spesies yang hidup secara massal dalam tumpukan organik di permukaan tanah. Mereka mengkonsumsi bakteri, fungi, dan algae yang ada pada dedaunan mati dan bahan organik lainnya dan mengubahnya menjadi humus.

Spesies cacing tanah yang biasa dikomersilkan antara lain Eisenia foetida, Lumbricus rubellus, Lumbricus hortensis, Lumbricus terristris, Eudrilus engeniae, Eisenia andrei, dan Perionyx excavatus. Cacing harimau (Eisenia foetida) dan cacing merah (Rubellus lumbricus) merupakan cacing tanah jenis Composters.

Cacing harimau memiliki garis-garis merah dan kuning pada tubuhnya dan lebih sering menggeliat (meronta) keras ketika berada di tangan manusia.

Cacing harimau (Eisenia foetida)

Cacing harimau (Eisenia foetida)

Cacing merah lebih memilih tinggal di atas permukaan tanah, di bawah kayu lapuk, dedaunan kering dan sampah organik lainnya.

Cacing merah (Lumbricus rubellus)

Cacing merah (Lumbricus rubellus)

ANATOMI CACING TANAH

Tubuh cacing tanah sebagian besar terdiri dari air dan tersusun atas segmen-segmen (sekitar 95 segmen) yang dapat menyusut dan meregang untuk membantu cacing bergerak di dalam tanah. Cacing tanah tidak memiliki tulang, gigi, mata, telinga atau kaki. Cacing tanah memiliki lima jantung.

Cacing tanah memiliki organ perasa yang sensitif terhadap cahaya dan sentuhan (reseptor sel) untuk membedakan perbedaan intensitas cahaya dan merasakan getaran di dalam tanah. Selain itu, mereka juga memiliki kemoreseptor khusus yang bereaksi terhadap rangsangan kimia. Organ-organ perasa pada cacing tanah terletak di bagian anterior (depan/muka).

Anatomi cacing tanah

Anatomi cacing tanah

Kepala cacing tanah terletak pada bagian yang paling dekat dengan clitellum. Mereka biasanya bergerak searah bagian kepala menghadap saat berpindah tempat.

Clitellum adalah segmen pada cacing tanah (mirip korset) tempat kelenjar sel. Fungsinya untuk membentuk kokon (kepompong) dari sekresi lendir dimana sel-sel telur akan diletakkan nantinya di dalam kokon ini. Selama periode kekeringan, beberapa spesies cacing tanah akan kehilangan ciri-ciri seksual sekunder untuk sementara, seperti hilangnya clitellum. Saat keadaan membaik, clitellum akan terbentuk kembali. Clitellum juga bisa menghilang pada usia tua.

Cacing tanah bernapas dengan kulit mereka yang tipis. Kulit cacing harus tetap lembab sepanjang waktu untuk memungkinkan untuk menghirup oksigen yang sangat dibutuhkan. Oksigen yang masuk lewat kulit akan diikat oleh hemoglobin dalam darah dan akan diedarkan ke seluruh tubuh. Jika kulit mereka mengering, cacing tanah akan mati lemas. Kulit cacing tanah sangat sensitif terhadap cahaya matahari langsung ataupun suhu panas yang dapat membuat kulit mereka kering.

Cacing tanah adalah hewan berdarah dingin (poikiloterm), mereka tidak mampu menghasilkan panas tubuh. Suhu tubuh mereka dipengaruhi oleh suhu lingkungan.

MAKANAN CACING TANAH

Dalam kondisi tepat, cacing tanah dapat makan sebanyak berat tubuh mereka per harinya. Sebagai contoh, 1 kg cacing tanah dapat makan 1 kg makanan setiap hari. Namun disarankan untuk memberikan makanan setengah dari berat tubuh cacing di awal pemeliharaan untuk selanjutnya disesuaikan dengan kemampuan makan cacing. Jika makanan terlalu banyak, tempat pemeliharaan akan menjadi bau karena cacing tidak dapat memproses semua makanan sebelum makanan membusuk. Terlalu sedikit, cacing akan kelaparan.

Cacing tanah akan makan apa saja yang bersifat organik yang dapat diuraikan dan harus lembab. Cacing tanah tidak bisa makan makanan kering. Makanan dicerna dalam ampela, yang bertindak seperti gigi untuk menggiling makanan. Usus memecahnya lebih lanjut dan keluar sebagai kotoran (castings) yang sangat bermanfaat bagi tanaman.

Kotoran cacing tanah

Kotoran cacing tanah

Berikut adalah makanan kesukaan cacing tanah:

  • Kardus atau koran yang sudah disobek-sobek dan dilembabkan
  • Dedaunan mati
  • Kulit telur hancur
  • Sabut kelapa
  • Potongan sayur
  • Sisa kupasan kulit kentang, apel, pisang dan kulit sayuran/buah lain

Sebelum diberikan ke cacing tanah, makanan dapat dipotong, diparut, atau diblender. Semakin kecil potongan makanan, akan semakin mudah dicerna oleh cacing. Pemberian makan sebaiknya paling sedikit tiga hari sekali.

Benda yang dilarang berada dalam media pemeliharaan cacing:

  • Benda yang tidak dapat diuraikan seperti plastik, kaca, karet, tulang dan juga bahan kimia seperti sabun dan obat-obatan.
  • Cacing tidak menyukai makanan asam seperti jeruk, lemon dan tomat.
  • Makanan berbau tajam seperti bawang merah, bawang putih, dan kulit jeruk membuat cacing tidak nyaman dan secara naluriah akan menjauhi sumber bau.
  • Makanan seperti sisa daging, makanan berminyak dan produk susu juga tidak sebaiknya diberikan ke cacing karena akan cepat bau dan dapat mengundang hewan lain seperti semut, tikus dan lalat yang dapat mengganggu perkembangan cacing.
  • Makanan lain yang membahayakan cacing antara lain cabai, garam, gula, dan kotoran hewan segar yang belum terfermentasi (mengandung bakteri berbahaya seperti staphylococcus dan streptococcus yang dapat membunuh cacing).

SIKLUS HIDUP CACING TANAH

Sepasang cacing tanah dewasa dapat berkembang biak hingga menghasilkan 1500 ekor cacing dalam satu tahun. Populasi cacing tanah mengalami peningkatan hingga 100% setiap 4-6 bulan. Cacing tanah akan membatasi perkembangbiakan mereka agar sesuai dengan makanan yang tersedia dan ukuran tempat hidup mereka.

Cacing tanah adalah hewan hermafrodit (organ kelamin jantan & betina di dalam satu individu). Meskipun hermafrodit, cacing tanah tidak bisa melakukan reproduksi sendirian karena tidak bisa menyatukan organ kelamin jantan dan organ kelamin betina mereka sendiri. Cacing tanah akan aktif untuk bereproduksi pada keadaan hangat dan lembab. VIDEO: Cacing Tanah Kawin

Cacing tanah kawin

Cacing tanah kawin

Cacing tanah dewasa dapat kawin kira-kira sekali setiap 10 hari, dan dari perkawinan itu, dapat menghasilkan satu atau dua kepompong. Satu kepompong dapat menampung hingga 10 telur, namun biasanya hanya 4 cacing muda yang akan menetas.

Kepompong cacing tanah

Kepompong cacing tanah

Telur cacing tanah dapat menetas setelah 3 minggu jika cuaca hangat, namun bisa mencapai 3 bulan jika cuaca dingin. Saat anak cacing tanah siap keluar, kepompong berubah warna menjadi kemerahan dan berukuran sebesar biji anggur. Anak cacing tanah yang baru menetas berukuran sekitar 1.2 cm, tanpa organ reproduksi, berwarna keputihan dengan semburat merah muda yang menunjukkan pembuluh darah mereka. VIDEO: Cacing Tanah Menetas

Cacing tanah akan mulai matang secara seksual saat clitellum terbentuk dengan sempurna (usia 10-55 minggu, tergantung spesies). Pertumbuhan berat tubuh cacing tanah akan melambat setelah melewati tahap ini.

Sebagian cacing tanah akan mati pada tahun yang sama saat mereka dilahirkan. Sementara yang lain dapat hidup hingga usia 5 tahun atau lebih. Cacing tua ditandai dengan bagian ekor agak pipih dan warna kuning pada ekor sudah mencapai punggung. Bila cacing tanah masih produktif, warna kuning masih ada di ujung ekor.

PREDATOR

Menempati posisi terendah dalam piramida makanan, cacing tanah adalah mangsa mudah bagi hewan lemah seperti semut, katak, kadal, burung, tikus, ayam, dan bebek. VIDEO: The Amazing World of Earthworms

Predator utama cacing tanah

Predator utama cacing tanah

FUN FACTS

  • Cacing tanah terbesar yang pernah ditemukan adalah di Afrika Selatan dengan panjang 6.7 meter. VIDEO: The Giant Earthworm

Cacing tanah raksasa

Cacing tanah raksasa

  • Kandungan utama dalam tubuh cacing tanah adalah protein (64-76%), kandungan lainnya: lemak, kalsium, fosfor dan serat
  • Di beberapa negara di Eropa, seperti Perancis, cacing tanah digunakan sebagai bahan utama makanan: quiche lorraine avec verre de terre (earthworm pie). Di Amerika, pernah ada rumor kalau patty yang digunakan untuk burger salah satu restoran fast food ternama berasal dari cacing tanah, bukan daging sapi yang digiling. Kalau rumor itu benar, saya pribadi tidak masalah, sama-sama high protein dan bentuknya sama saja, sudah bentuk patty. Rumor sejenis juga sering berkembang terhadap makanan olahan yang digiling seperti sosis, nugget, bakso.

Quiche Lorraine avec verre de terre (earthworm pie)

Quiche Lorraine avec verre de terre (earthworm pie)

  • Cacing tanah dapat menumbuhkan kembali ekor mereka selama bagian yang terpotong kurang dari sepertiga panjang tubuh mereka, tapi cacing tanah tidak dapat menumbuhkan kepala mereka jika terpotong
  • Dalam satu hektar tanah, terdapat lebih dari 2,5 juta cacing tanah
  • Di Filipina ada spesies cacing tanah berwarna biru, dan di Inggris ada yang berwarna hijau

Cacing tanah hijau

Cacing tanah hijau

TERNAK CACING TANAH

Untuk beternak cacing tanah kita harus menyiapkan:

1. Wadah Pemeliharaan (Worm Bin)

Wadah pemeliharaan cacing tanah yang sering digunakan adalah wadah plastik atau kayu.

  • Wadah kayu yang berpori memungkinkan oksigen masuk lebih banyak dan baik untuk kelangsungan hidup cacing. Kayu juga dapat meresap air berlebih untuk menjaga agar cacing tanah tidak kebanjiran dan mati tenggelam. Kekurangan wadah kayu adalah akan lapuk setelah 4 tahun, lebih berat dari plastik, dan harus sering disemprot air agar media tinggal cacing tidak kekeringan akibat teresap oleh kayu.
  • Wadah plastik lebih praktis (bisa beli di toko, tanpa harus dirakit) dan lebih ringan, tapi cepat panas, butuh banyak lubang ventilasi agar oksigen dapat masuk dan sirkulasi udara serta temperatur terjaga baik.

Ukuran ideal wadah pemeliharaan untuk setengah kilogram cacing tanah adalah (60cm x 60cm x 30cm). Wadah pemeliharaan biasanya dibuat 2 tingkat, dimana wadah bagian bawah digunakan untuk menampung cairan kompos (worm tea) yang baik diberikan ke tanaman dalam kondisi segar.

Buat 20 lubang pada bagian dasar wadah atas secara merata (diagonal, vertikal, horizontal) agar cairan dapat jatuh ke wadah bawah, lapisi dasar wadah atas dengan kain/karung goni agar cacing tidak ikut jatuh.

Sekitar 2,5cm dari bagian penutup wadah atas, buat 8 lubang ventilasi pada tiap sisinya. Buat 30 lubang kecil pada penutup.

Wadah pemeliharaan harus memiliki penutup yang rapat agar hewan pengganggu tidak bisa masuk. Kapur anti serangga juga bisa ditorehkan di lantai sekeliling wadah agar serangga tidak masuk. Wadah diletakkan di tempat gelap yang tidak terjangkau cahaya matahari langsung ataupun air hujan.

2. Bedding

Bedding adalah media tempat hidup cacing. Setelah wadah pemeliharaan sudah siap, buat bedding dengan campuran: sobekan kardus dan koran, potongan sabut kelapa, dedaunan mati, dan pecahan kulit telur. Lapisan ini setidaknya setinggi 10 cm, dan semprot air hingga lembab dan jangan dipadatkan agar lapisan ini dapat menerima asupan oksigen yang cukup. Bedding harus diganti setiap 6 bulan sekali.

Bedding harus lembab agar cacing tanah dapat bernafas

Bedding harus lembab agar cacing tanah dapat bernafas

3. Makanan

Setelah bedding siap, tunggu sehari sebelum cacing tanah dimasukkan. Lalu makanan dapat diselipkan sedikit di bawah permukaan bedding agar tidak terekspos dan mengundang lalat. Setiap pemberian makanan, letakkan pada sisi wadah yang berbeda dari pemberian sebelumnya. Makanan selanjutnya dapat diberikan setiap 3 hari sekali sebanyak berat tubuh cacing, bila kurang, dapat ditambahkan pada pemberian makan berikutnya.

Setelah 6 bulan, bedding akan habis dan hanya tersisa kotoran cacing berwarna cokelat. Saat itu adalah saat tepat untuk memanen kotoran cacing (castings) dan mengganti dengan bedding baru. Geser semua material di dalam wadah pemeliharaan ke salah satu sisi (kanan atau kiri). Letakkan bedding baru di sisi lain dan selalu beri makan di sisi ini. Cacing tanah akan pindah ke bedding baru setelah 2 minggu.

GALLERY: Tahapan dalam pemeliharaan cacing tanah

Prosedur-prosedur PT Cubic Indonesia

Nama :MUHAMAD ZULKARNANDA SYAPUTRA

NPM : 44212367

Finance & Accounting

1.Laporan Keuangan

Membuat berbagai macam bukti penerimaan dan pembayaran beserta jurnal
sheetyang dilakukan oleh F&A Staff, kemudian akan diinput ke dalam komputer. Bag.F&Amencetak jenis-jenis laporan keuangan dari komputer dan membuat rekonsiliasi, lalu memeriksa buku besar dan F&A Section Head akan merekonsiliasi. Jika terdapat masalah, maka jurnal akan diperbaiki. Namun jika tidak terdapat masalah, maka akan disiapkan neraca & Laba/Rugi. F&A Section Head & Director memeriksa dan menyetuji
neraca dan Laba/Rugi tersebut, setelah itu Auditor Eksternal akan memeriksa Laporan Keuangan. Jika diperlukan perubahan, bagian-bagian yang terkait melakukan diskusi dan dikoreksi untuk tahunan, lalu memberikan laporan audit kepada F&A Section Head & Director.

2.Budgeting
Setiap Dep t.Head membuat Budget tahunan di setiap akhir tahun, dan Director akan memer iksa budget tersebut. Jika disetujui, maka budget
diserahkan ke F&A Sect Head. F&A Sect Head akan membuat proyeksi laporan keuangan yang nantinya diperiksa oleh Director. Setelah itu setiap bulan akan memberikan laporan perbandingan budget dan actual ke Pimpinan Dept, serta mendiskusikan-nya pada tiap Departemen.

3.Petty Cash
Bagian Kasir menerima dan memeriksa persetujuan kwitansi/invoice. Jika Danamencukupi, dana akan d iminta ke Bagian Finan cedengan membuat Lap .Kas Harian lalu Bagian Finance akan memeriksa Laporan Kas Harian yang diberikan. Kasir menerima dana melalu i cek/transfer
dan membu at Bukti Penerimaan Kas, kemud ian membaya kwitansi/invoice
tersebut dengan membuat Bukti Pembayaran Kas. Bagian Kasir juga
membuat Laporan Kas Harian pada Program M K dengan dilampirkan Bukti
Pembayaran Kas/Bank, Bukti Penerimaan Kas&Kwitansi.

4.Pembayaran Di Muka Sementara
Bagian Purchasing menerima Proforma invoice dari Supplier, dan Director akan memberi persetujuan Proforma tersebut. Jika disetujui, Bag.Purchasing menyerahkan Proforma Invoice ke F&A, dan Bag.F&A akan melakukan pembayaran dimuka ke Supplier. Laporan Pembayaran di muka setiap bulan akan dibuat oleh Accounting Staff.

5.Pembay aran Tagih an
Bagian F&A menerima PO, Invoice/Kwitansi, Surat Jalan, dan Faktur Pajak,serta membuat tanda terima tagihan. Dokumen tagihan akan dilengkapi dengan Surat tanda penerimaan barang oleh F&A, dan memeriksa kembali Dokumen tagihan. Jika terdapat
masalah, Bagian F&A akan menghubungi Supplier kembali. Sedangkan jika tidak
terdap at masalah, Bagian Finan ce akan membu at Bukti Pembay aran Kas/Bank p ada
tanggal jatuh tempo. Pembayaran yang dilakukan s
ecar a tunai akan dila
kukan melalui
SOP Petty Cash oleh F&A. Jika pembayaran dilakukan tidak s
ecar a tunai, mak a
Giro/Cek/Transfer akan dibuat dan diotorisasi oleh F&A Director, kemudian
Giro/Cek/Transfer akan langsung diserahkan kepada Supplier. Bagian F&A
merekonsiliasi dokumen tersebut dengan membandingkan Ledger Transaction Bank dan
Catatan M utasi Bank.

6.Pembay aran Lain- lain
Bagian F&A menerima Kwitansi yang ditandatangani Director F&A, lalu
memeriksa kwitansi yang diterima. Jika tidak terdapat masalah, akan dibuat Bukti Pembayaran Kas/Bank oleh Bag.F&A. Pembayaran secara tunai akan dilakukan melalui SOP Petty Cash, sedangkan p embay aran secara
non-tunai akan langsung dibuat Giro/Cek/Transfer. Dokumen tersebut ditandatangani oleh F&A Director dan diserahkan kembali kepada F&A, kemudian dilakukan rekonsiliasi dengan membandingkan Ledger Transaction Bank dan Catatan M utasi Bank oleh Bagian F&A.

7.Pembay aran Gaji Harian
Bagian F&A menerima data lembur dari masing-masing Departemen, data di
Input ke dalam Program Payroll kemudian Rekapitulasi Lembur dari
programPay roll akan dip eriksa oleh Bag.F&A. F&A Section Head mencetak Daftar gaji dan daftar Pembay aran Jamsostek masing-masin g Dept pada setiap bulan. Pembay aran bagi kary awan y ang memiliki rekening akan dilakukan melalui Transfer ke masin g-masin g rekening, dan pembayaran yang tunai dilakukan melalui SOP Petty Cash. F&A akan mencetak perincian gaji bulanan untuk masing-masing Dept.

8.Penjualan Fixed Assets
Pada awalnya Dept.Terkait akan membuat usulan penjualan Fixed Assets yang sudah tidak produktif lagi, dan Bag.F&A meminta persetujuan pihak
Management untuk penjualan FA tersebut. Jika disetujui, F&A menerima dan melengkapi data usulan penjualan Fixed Assets. Bag.Sales meminta penawaran dari calon pembeli, dan menentukan penawaran pembelian Fixed Assets yang disetujui oleh Pihak M anajemen. Kwitansi Penjualan Fixed Assets yang diterima ditandatangani oleh Pihak M anajemen. Bagian F&A menerima hasil penjualan melalui setoran bank ke rekening CI, dan membuat Bukti Penerimaan Bank yang dilampirkan setoran Bank dan Kwitansi.

9.Invoicing
Bagian F&A menerima Surat Jalan dari PPIC, dan membuat Invoice dan Faktur Pajak. Setelah itu dilakukan penagihan ke pelanggan dan meminta tanda tangan Invoice dari Pelanggan. melalui Aging Schedule dari program M K. Pelanggan yang membayar lewat jatuh tempo akan dibuat memo keterangan keterlambatan pembayaran tagihan ke Pelanggan dan M KT. Sedangkan untuk Pelanggan yang membayar tidak melewati jatuh
tempo bisa diterima melalui tunai atau non-tunai, dengan mengecek transaksi rekening Bank melalui CATT M utasi Bank, atau mengambil Giro/Cek dari Pelanggan. Setelah itu dibuat Penerimaan Tagihan Piutang dan Bukti Penerimaan Bank.

10.Pemindahan Fixed Assets
Plant yang membutuhkan Fixed Asset akan membuat M emo permohonan kebutuhan Assets ke Director CI, lalu mendiskusikan d en gan Dep t.Head terkait ap akah ada Fixed Asset yang bisa dipindahkan. Jika ada FA yang bisa dipindahkan, maka F&A akan menginformasikan FA yang akan dipindahkan dan meminta Harga buku, kemudian Director CI melakukan proses pemindahan Fixed Asset.

Penjelasan Perbedaan Antara File Tradisional Dengan Sistem Bbasis Data

2
Sistem File Tradisional
Sebelumnya, sistem yang digunakan untuk mengatasi semua permasalahan bisnis, menggunakan pengelolaan data secara tradisional dengan cara menyimpan record-record pada file-file yang terpisah yang disebut juga sistem pemrosesan file.
Contoh :

bank yang mempunyai dua sistem ; yakni sistem yang memproses data Mahasiswa dan sistem yang mengelola data mata kuliah

• Digunakan untuk menyimpan record dalam file yang terpisah
penyimpanan Tradisional
• Masing-masing file diperuntukkan hanya untuk satu program
Aplikasi

Sistem Basis Data
Seiring dengan berjalannya waktu, sistem pemrosesan file ditinggalkan karena masih bersifat manual yang kemudian dikembangkan sistem pemrosesan dengan pendekatan basis data.
Contoh : Data universitas

Pada sistem ini record-record data disimpan pada satu tempat yakni basis data dan diantara program aplikasi maupun pemakai terdapat DBMS (Database Management System).
Perbedaan antara File Manajemen tradisional dan File Manajemen Database

File Manajemen Tradisional :                                                  File Manajemen Database :
1. Program Oriented                                                               1. Data Oriented
2. Kaku                                                                                    2. Luwes
3. Adanya kerangkapan data                                                  3. Terkontrolnya kerangkapan data

2. Keuntungan Penggunaan Basis Data
• Control data terpusat
• Redundansi data dapat dikurangi dan dikontrol
• Ketidakkonsistensian data dapat dihindarkan
• Data dapat dipakai bersama (share)
• Penerapan standarisasi
• Pembatasan keamanan data (security)
• Integritas data dapat dipelihara
• Independensi data/program

Kerugian Penggunaan Basis Data
• Mahal, butuh biaya untuk software hardware dan user yang berkualitas
• Kompleks, kemampuan hardware lebih besar, menjadi lebih rumit sehingga membutuhkan keahlian yang lebih tinggi.

3. Konsep dasar basis data
1. Pengertian Basis Data (database)
Basis data (database) merupakan kumpulan data yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya, tersimpan di perangkat keras komputer dan digunakan perangkat lunak untuk memanipulasinnya.

Data perlu disimpan didalam basis data untuk keperluan penyediaan informasi lebih lanjut. Data didalam basis data perlu diorganisasikan sedemikian rupa, supaya informasi yang dihasilkan berkualitas.

2. Perancangan Basis Data (database)
Hal yang paling penting pada saat melakukan desain file (database) adalah pengetahuan akan struktur dari file yang didesain. Sebuah file menyimpan record-record yang jenisnya sama.
File (database) menurut Jenisnya
1. File Master
File master menampung data-data yang relatif tidak mudah berubah dan menjadi acuan bagi file yang lain (file transaksi).

2. File Transaksi
File transaksi merupakan file sementara untuk mengumpulkan transaksi yang terjadi yang melibatkan beberapa file master beserta data tambahan pada tiap transaksi.

3. File Tabel
File table merupakan file permanent yang memuat data referensi yang diperlukan untuk memproses transaksi, memperbaharui file master atau untuk membuat suatu output.

4. File Laporan
File laporan merupakan file sementara yang dipakai untuk menyimpan output yang belum dicetak.
Fase Merancang Basis Data

1. Mengumpulkan dan Menganalisis

o Menentukan kelompok pemakai dan bidang-bidang aplikasinya.
o Meninjau dokumentasi yang ada.
o Analisis lingkungan operasi dan pemprosesan data
o Daftar pertanyaan dan wawancara.

2. Merancang basis data secara konseptual
Tujuan dan fase ini adalah menghasilkan conceptual schema untuk basis data yang tergantung pada sebuah DBMS (Database Management System).

3. Memilih DBMS (Databse Management System)

Pemilihan DBMS ditentukan oleh bebrapa faktor, diantaranya : faktor teknik, ekonomi dan politik organisasi.Contoh faktor teknik : keberadaan DBMS (Relation, Network, Hierarchical, dan lain-lain), struktur penyimpanan dan jalur akses yang mendukung DBMS, pemakai, dan lain-lain.

Faktor-faktor ekonomi dan organisasi yang mempengaruhi satu sama lain dalam pemilihan DBMS : struktur data, personal yang telah terbiasa dengan suatu sistem, dan tersedianya layanan penjual.

4. Merancang basis data secara logika (pemetaan model data)

5. Merancang basis data secara fisik
Merancang basis data secara fisik merupakan proses memilih struktur-struktur penyimpanan dan jalur-jalur akses ke file-file basis data untuk mencapai performa terbaik di berbagai aplikasi.

6. Implementasi basis data
Spesifikasi secara konseptual diuji dan dihubungkan dengan kode program dengan perintah embedded DML (Data Manipulation Language).
4. Istilah – Istilah Basis Data
1. Entititas
Entititas adalah orang, tempat, kejadian atau konsep yang informasinya direkam.
Pada bidang kesehatan Entity adalah Pasien, Dokter, Kamar.
2. Field
Setiap entity mempunyai atribut atau sebutan untuk mewakili suatu entity. Seorang
siswa dapat dilihat dari atributnya misalnya, NIM, Nama_siswa, Alamat.
3. Record
Record adalah kumpulan isi elemen data (atribut) yang saling berhubungan
menginformasikan tentang suatu entity secara lengkap.
Contoh Kumpulan atribut NIP, Nama, dan alamat berisikan “01001245566”, Sanusi,
Jl. Hati suci No 2 Kupang.
4. Data Value
Merupakan data aktual atau infomasi yang disimpan ditiap data elemen. Isi atribut
disebut nilai data.
5. Kunci Elemen Data ( Key Data Element )
Tanda pengenal yang secara unik mengidentifikasikan entitas dari suatu kumpulan
entitas.
Contoh Entitas Mahasiswa yang mempunyai atribut-atribut npm, nama, alamat,
tanggal lahir menggunakan Kunci Elemen Data npm.

5. Komponen – Komponen Basis Data

1. Perangkat Keras (Hardware)
Perangkat keras yang biasanya terdapat dalam sistem basis data adalah memori
sekunder hardisk.
2. Sistem Operasi (Operating System)
Sistem Operasi (Operating System) merupakan program yang mengaktifkan atau
mengfungsikan sistem komputer, mengendalikan seluruh sumber daya (resource) dalam melakukan operasi-operasi dalam komputer. Sistem Operasi yang banyak digunakan
seperti: MS-DOS, MS-Windows 95 MS Windows NT, dan Unix.

3. Basis data (Database)
Sebuah basis data ( Database ) dapat memiliki beberapa basis data. Setiap basis data
dapat berisi atau memiliki sejumlah objek basis data seperi file atau tabel.Database

4. Management System (DBMS)
Pengolahan basis data secara fisik tidak dilakukan oleh pemakai secara langsung,
tetapi ditangani oleh sebuah perangkat lunak yang disebut DBMS yang menentukan
bagaimana data disimpan, diubah dan diambil kembali.

5. Pemakai (User)
Bagi pemakai dapat berinteraksi dengan basis data dan memanipulasi data dalam
program yang ditulis dalam bahasa pemograman.

Demikian perbedaan antara file tradisional dan basis data,semoga bermanfaat kususnya buat saya pribadi dan umumnya untuk para pengunjung blog saya ini, Trimakasih.

Sistem informasi pada DISPENDA (Dinas Pendapatan Daerah) Sistem Sismiop NG (Sistem Manajemen Informasi Objek Pajak Next Generation) Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD)

Sistem informasi pada DISPENDA (Dinas Pendapatan Daerah)
Sistem Sismiop NG (Sistem Manajemen Informasi Objek Pajak Next Generation)
Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD)

Hanya Sendiri : MUHAMAD ZULKARNANDA SYAPUTRA (44212367)

hhj
Disini saya akan menuliskan Sistem data dan informasi yang dipergunakan pada kantor dinas pendapatan
daerah Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD). Aplikasi ini merupakan jenis
aplikasi terpadu yang dipergunakan sebagai alat bantu pemerintah daerah yang digunakan meningkatkan efektifitas implementasi dari berbagai regulasi bidang pengelolaan keuangan daerah yang berdasarkan pada asas efesiensi, ekonomis, efektif, transparan, akuntabel dan auditabel.
rt

Sementara itu di bidang PBB terdapat Sistem Sismiop NG (Sistem Manajemen Informasi Objek Pajak Next Generation) adalah Sistem informasi pengelolaan Pajak Bumi Bangunan Perkotaan dan Perdesaan (PBB P2) dan memiliki fungsi yang dimiliki oleh aplikasi Sismiop Dirjen Jendral Pajak Pusat Pemerintah Indonesia (DJP) yaitu aplikasi Visual Basic (VB), dan telah disesuaikan khusus untuk keperluan pengelolaan Pajak Bumi Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2) sebagai pajak daerah
Di dalam aplikasi ini terdapat elemen-elemen atau komponen—komponen yang berhubungan. Elemen atau komponennya merupakan sistem sebagai kumpulan suatu elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu.
dan bertujuan untuk:
 Menghitung
 Mengumpulkan data
 Mengelompokkan data
Menganalisa dan Menyajikan laporan.

Kegiatan memasukan data butuh ketelitian agar menghasilkan data yang akurat dan tidak bisa ditunda tunda, selain itu harus dilakukan pengumpulan data secara periodik dan menyiapkannya agar siap untuk dimasukkan
dan bagian terpenting adalah Pengecekan data pada komputer untuk memastikan keabsahan data.

Dalam pemakai aplikasi Sistem data ini membutuhkan dokumen atau data untuk mendukung atau menunjang kerja aplikasi ini dengan baik diantaranya:

 Kwitansi
 Surat perintah pembayaran
 Faktur pajak
 Surat perintah pencairan dana
 Perjalanan dinas dan sebagainya

Aplikasi ini memiliki tujuan yaitu untuk merealisasi anggaran negara yang diperlukan pada tahun yang bersangkutan. Pemerintah menyelenggarakan SIPKD secara nasional dengan tujuan merumuskan kebijakan dan pengendalian fiskal nasional; menyajikan informasi keuangan daerah secara nasional; merumuskan kebijakan keuangan daerah, seperti Dana Perimbangan, Pinjaman Daerah, dan Pengendalian defisit anggaran; dan melakukan pemantauan, pengendalian dan evaluasi pendanaan Desentralisasi, Dekonsentrasi, Tugas Pembantuan, Pinjaman Daerah, dan defisit anggaran daerah.

Terimakasih, semoga bermanpaat untuk saya dan umumnya untuk anda yang telah berkunjung dan membacanya,-

gb2
Referensi :

http://www.dispenda.bogorkab.go.id/

Kusumo, Tjipto. 1988. Pengantar Sistem Informasi Manajemen. Jakarta: PT Elex Media

http://www.kemendagri.go.id/pages/sipkd/sistem-informasi-pengelolaan-keuangan-daerah

Komponen Sistem Informasi Manajemen Secara Fungsional dan Secara Fisik Beserta Kesimpulannya

Komponen sistem informasi manajemen adalah seluruh elemen yang membentuk suatu sistem informasi. Komponen sistem informasi terbagi menjadi dua yaitu komponen Sistem informasi manajemen secara fungsional dan sistem informasi manajemen secara fisik :
1. Komponen Sistem Informasi Manajemen Secara Fungsional

Komponen sistem informasi adalah seluruh komponen yang berhubungan dengan teknik pengumpulan data, pengolahan, pengiriman, penyimpanan, dan penyajian informasi yang dibutuhkan untuk manajemen, meliputi:

a. Sistem Administrasi dan Operasional

Sistem ini melaksanakan kegiatan-kegiatan rutin seperti bagian personalia, administrasi dan sebagainya dimana telah ditentukan prosedur-prosedurnya dan sistem ini harus diteliti terus menerus agar perubahan-perubahan dapat segera diketahui.

b. Sistem Pelaporan Manajemen

Sistem ini berfungsi untuk membuat dan menyampaikan laporan-laporan yang bersifat periodik kepada pengambil keputusan atau manajer.

b. Sistem Database

Berfungsi sebagai tempat penyimpanan data dan informasi oleh beberapa unit organisasi, dimana database mempunyai kecenderungan berkembang sejalan dengan perkembangan organisasi, sehingga interaksi antar unit akan bertambah besar yang menyebabkan informasi yang dibutuhkan juga akan semakin bertambah.

c. Sistem Pencarian

Berfungsi memberikan data atau informasi yang dibutuhkan dalam pengambilan keputusan sesuai dengan permintaan dan dalam bentuk yang tidak terstruktur.

d. Manajemen Data

Berfungsi sebagai media penghubung antara komponen-komponen sistem informasi dengan database dan antara masing-masing komponen sistem informasi.

2. Komponen Sistem Informasi Manajemen Secara Fisik

Komponen Sistem Informasi Manajemen secara fisik adalah keseluruhan perangkat dan peralatan fisik yang digunakan untuk menjalankan sistem informasi manajemen. Komponen-komponen tersebut meliputi:

a. Perangkat keras:

1) Komputer (CPU, Memory)

2) Pesawat Telepon

3) Peralatan penyimpan data (Decoder)

b. Perangkat lunak

1) Perangkat lunak yang umum untuk pengoperasian dan manajemen data

2) Program aplikasi

c. DataBase

Kumpulan data yang saling berhubungan dalam perangkat kerass dan membutuhkan perangkat lunak untuk dapat mengoperasikannya.

1) File-file tempat penyimpanan data dan informasi

2) Media penyimpanan seperti pita komputer, paket piringan.

d. Prosedur pengoperasian

1) Instruksi untuk pemakai, cara yang diperlukan bagi pemakai untuk mendapatkan informasi yang akan digunakan

2) Instruksi penyiapan data sebagai input

3) Instruksi operasional

e. Personalia pengoperasian

1) Operator

2 ) Programmer

3) Analisa sistem

4) Personalia penyiapan data

5) Koordinator operasional SIM dan pengembangannya.

Kesimpulannya :
Dari komponen Sistem informasi manajemen secara fungsional dan sistem informasi manajemen secara fisik menjelaskan bahwa komponen-komponen yang saling berhubungan dengan adanya data yang diinput dan hasil output dari input,dan akan menghasilkan data yang sesuai dengan keinginan si penggunanya, hal tersebut terjadi karena adanya data dari perangkat keras yang akan dijalani oleh perangkat lunak.

sumber:
Mcleod, Raymond, 2001, Sistem Informasi Manajemen, Jakarta, PT. Prenhallindo.
Muhyuzir T.D., 2001, Analisa Perancangan Sistem Pengolahan Data, Cetakan Kedua, PT. Elex Media Komputindo, Jakarta.
http://file.upi.edu/Direktori/FPEB/PRODI._MANAJEMEN_FPEB/197207152003121-CHAIRUL_FURQON/004._SIM-sistem_informasi.pdf

Definisi Sistem,Informasi,Menejemen dan Kesimpulan Sitem Informasi Menejemen

SISTEM
Adalah suatu kesatuan yang terdiri komponen atau elemen yang dihubungkan bersama untuk memudahkan aliran informasi, materi atau energi untuk mencapai suatu tujuan. Atau sekumpulan unsur / elemen yang saling berkaitan dan saling mempengaruhi dalam melakukan kegiatan bersama untuk mencapai suatu tujuan.

INFORMASI
Adala data yang sudah diolad menjadi suatu bentuk lain yang lebih berguna yaitu pengetahuan atau keterangan yang ditujukan bagi penerima dalam pengambilan keputusan, baik masa sekarang atau yang akan datang.

MENEJEMEN
proses yang berupa tindakan-tindakan perencanaan, pengorganisasian, menggerakan dan pengawasan serta pemanfaatan sumber daya untuk mencapai tujuan tertentu.
Jadi dari beberapa definisi tersebut, dapat dirangkum bahwa Sistem Informasi Manajemen adalah kumpulan dari interaksi sistem-sistem informasi yang menghasilkan informasi yang berguna untuk semua tingkatan manajemen.

Sumber :
-Mcleod, Raymond, 2001, Sistem Informasi Manajemen, Jakarta, PT. Prenhallindo.
-Arbie, E., 2000, Pengantar Sistem Informasi Manajemen, Edisi Ke-7, Jilid 1, Bina Alumni Indonesia, Jakarta.
-Muhyuzir T.D., 2001, Analisa Perancangan Sistem Pengolahan Data, Cetakan Kedua, PT. Elex Media Komputindo, Jakarta.
-Lani Sidharta, Pengantar Sistem Informasi Bisnis, P.T. ELEX Media Komputindo, Jakarta: 1995.

Soal Kewirausahaan

8 Pertanyaan dan jawaban untuk awal menjadi wirausaha
Pendahuluan
Dalam penulisan ini, mungkin pembacaakan menemukan kesamaa ndengan blog orang lain karena pertanyaan yang akan kami bahas merupakan tugas kami dari dosen softskill kami namun menurut kami pertanyaan yang diberikan adalah sebuah pertanyaan yang menuntun kita munuju wirausaha yang sukses. Mudah mudahan yah,,, Oleh karena itu, jadikan pertanyaan ini sebuahmotivasi dalam diri sebagai wirausaha .Mari kita simak pertanyaan nya berikut ini.
1. Jelaskan definisi Kewirausahaan menurut Ahli Ekonomi ,Ahli Manajemen , dan Menurut Pelaku usaha !
Jawab :
• Terlepas dari berbagai definisi kewirausahaan yang dikemukakan oleh para ahli,
wirausaha dapat dipandang dari berbagai sudut dan konteks, yaitu ahli ekonomi,
manajemen, pelakuusaha, :
Pandangan Ahli Ekonomi
Menurut ahli ekonomi, wirausaha adalah orang yang mengkombinasikan factor faktor
produksi seperti sumber daya alam, tenaga kerja, material, dan peralatan
lainnya untuk meningkatkan nilai yang lebih tinggi dari sebelumnya. Wirausaha
juga merupakan orang yang memperkenalkan perubahan-perubahan, inovasi dan
perbaikan produksi lainnya. Dengan kata lain, wirausaha adalah seseorang atau
sekelompok orang yang mengorganisasikan factor-faktor produksi, sumber daya
alam, tenaga, modal dan keahlian untuk tujuan memproduksi barang dan jasa.
Pandangan Ahli Manajemen
Wirausaha adalah seseorang yang memiliki kemampuan dalam menggunakan dan
mengkombinasikan sumber daya seperti keuangan, material, tenaga kerja,
keterampilan untuk menghasilkan produk, proses produksi, bisnis dan orgasisasi
usaha baru (Marzuki Usman, 1997:3). Wirausaha adalah seseorang yang memiliki
kombinasi unsur-unsur internal yang meliputi motivasi, visi, komunikasi,
optimism, dorongan, semangat dan kemampuan memanfaatkan peluang usaha.
Pandangan Pelaku Bisnis
Menurut Scarborough dan Zimmerer (1993 : 35), wirausaha adalah orang yang
menciptakan suatu bisnis baru dalam menghadapi resiko dan ketidakpastian
dengan maksud untuk memperoleh keuntungan dan pertumbuhan dengan cara mengenali peluang dan mengkombinasikan sumber-sumber daya yang diperlukan
untuk memanfaatkan peluang tersebut.

 

2. Sebutkan faktor-faktor penyebab keberhasilan wirausaha !
Jawab :
• Inisiatif danselalu proaktif
• Berani dalam mengambil resiko
• Memiliki sifat yang jujur
• Memiliki visi dan tujuan yang jelas

3. Sebutkan cirri dan watak yang harus dimiliki oleh seorang wirausahawan !
Jawab :
• Kepemimpinan
• Percayadiri
• Berinovasi dan kreatif
• Pengambilan resiko
• Berorientasi kemasadepan

Referensi jawaban lain dari situs elearning.gunadarma.ac.id
Sifat kepribadian wirausaha dipelajari guna mengetahui karakteristik perorangan yang
Membedakan seorang wirausaha dan bukan wirausaha.
David McCleland mengindikasikan ada korelasipositif antara tingkahlaku orang
Yang memiliki motif prestasi tinggi dengan tingkahlaku wirausaha.
Karakteristik orang-orang yang mempunyai motif prestasitinggi adalah:
1. Memilihresiko “moderate” Dalamtindakannya dia memilih melakukan sesuatu yang ada tantangannya, namun dengan cukup kemungkinan untuk berhasil.
2. Mengambil tanggung jawab pribadi atas perbuatan-perbuatan. Artinya kecil sekali kecenderungan untuk mencari “kambinghitam” atas kegagalan atau kesalahan yang dilakukannya.
3. Mencari umpanbalik (feed back) tentang perbuatan-perbuatannya.
4. Berusaha melakukan sesuatu dengan cara-cara baru.
4. Sebutkan tahap-tahap melakukan wirausaha
Jawab :
• Tahap memulai
• Tahap melaksan akan usaha
• Tahap mempertahankan usaha
• Tahap mengembangkan usaha

5. Sebutkan kompetensi yang harus dimiliki wirausahawan
Jawab :
a) Pengetahuan usaha
Seorang individu yang berpikir tentang kewirausahaan perlu mengembangkan beberapa bidang pengetahuan bisnis.Memperoleh pengetahuan dengancara seperti berikut:
• Belajartentangkomunikasi
• Mengetahuiapa yang sedangterjadi
• Memperolehpengetahuanmelaluipendidikan
• Belajardalampekerjaan

b) Keterampilanusaha
Seorangwirausahamembutuhkanbanyakketerampilanuntukdapatmenjalankanbisnisdengansukses.Terdapatketerampilan – keterampilanumumdanpengetahuan yang bersifatumumbagikebanyakanbisnisseperti :
• Mengembangkansebuahrencanabisnis
• Memperolehbantuanteknis
• Memilihjeniskepemilikan
• Merencanakanstrategipasar
• Lokasibisnis
• Menanganibisnis
• Membiayaiisu – isuhukum
• Mengelolabisnis
• Mengeloalasumberdayamanusia
• Mempromosikanbisnis

6. Sebutkan 8 anaktanggamenujupuncakkarirmenurut alma
Jawab :
1. Kemauanbekerjakeras (Capacity for hard work)
2. Mampubekerjasamadengan orang lain (Getting things done with and through people).
3. Penampilan yang baik (Good appearance).
4. KeyakinanDiri (Self confidence).
5. Pandaimembuatkeputusan (Making sound decision).
6. Pendidikan (College education).
7. Ambisiuntukmaju (Ambition drive).
8. Pandaiberkomunikasi (Ambility to communicate).
7. Sebutkan 4 kegiatan marketing plan !
Jawab :
Untuk jawaban atas soal ini, setiap perusahaan dalam menerapkan marketing plan berbeda-beda. Menurut penulisan Rifaun Naim inti Marketing Plan adalah :
1. Analisa siatuasi lingkungan dan peluang pasar
2. Mengembangkan sasaran pemasaran
3. Menetapkan strategi pemasaran
4. Menciptakan taktik atau tindakan pelaksanaan
8. Jelaskanapa yang dimaksuddengan AIDA+S
Jawab :
AIDA+S merupakansingkatandalamsebuahkonsepkewirausahaanuntukdiimplementasikankedalambisnisgunadayatarikkonsumen yang salahsatucontohnyayaitupromosiproduk.Berikutsingkatan AIDA+S:
A = attention (perhatian)
I = Interest (tertarik)
D = Desire (keinginan)
A = Action (tindakan)
S = Satisfaction (kepuasan)

Kesimpulan :
Padapertanyaan-pertanyaan yang telahdibahas, sudahmembuktikanbahwapertanyaantersebutadalahlangkahawaldalampemikiranuntukmenjadipemulawirausahasebabmenjadiwirausahawantidakhanyasekedarmemilikiinovasiterhadappenemuannyanamundalammenjalakanusahaharusmempunyai skill ataupengetahuanumumtentangwirausaha yang membuatusahatersebutsukses.Olehkarenaitu, semogatulisaninimembantumenjadipanutansebagaiawalberwirausaha.Maafjikapenulisaniniadakesalahan, sebab kami masihbelajardalamhalini.
Referensi :